Suara.com - Menyambut hari ulang tahun Angry Birds yang kesepuluh, Rovio sebagai pembuat dan pengembang karakter tersebut memiliki cara unik untuk merayakannya.
Pengembang asal Finlandia itu membuat sebuah alat yang dapat digunakan untuk melampiaskan emosi orang yang menggunakan mesin tersebut.
Dilansir dari dari IBTimes pada Minggu (24/11/2019), mesin unik ini diberi nama venting machine, yang merupakan 'plesetan' dari vending machine.
Secara harfiah, venting berarti sebagai luapan ekspresi atau emosi.
Membawa tagline 'Bring the Anger', Rovio mengajak pengguna mesin untuk meluapkan kekesalan dan emosinya dengan cara menyenangkan.
Pasalnya, setelah melakukan hal tersebut, mereka bisa memperoleh hadiah.
Untuk mengembangkan mesin ini, Rovio berkolaborasi dengan Drogo 5 untuk membuat mesin berbentuk boks yang didominasi warna merah ini.
Pemilihan warna merah tentu agar melekat dengan salah satu karakter burung di Angry Birds.
Dengan mesin ini, pengguna dapat memukul, berteriak, hingga mengguncang-guncang mesin untuk mengekspresikan kemarahannya sepuas mungkin.
Baca Juga: Main Perdana, Yuk Ajak Anak Nonton Karakter Angry Birds di Mall Ini
Oleh karena itu, Rovio mengklaim bahwa mesin ini tidak mudah rusak dan akan stabil meski digoyang-goyang. Tapi perlu dicatat, hanya orang dewasa saja yang diberikan izin untuk menggunakan Venting Machine.
Secara teknis, mesin ini memiliki sejumlah kamera untuk merekam aksi penggunanya, lengkap dengan mikrofon yang bisa dipakai untuk merekam teriakan.
Sayangnya, untuk saat ini Rovio hanya memasang mesin tersebut di Times Square, New York, Amerika Serikat, dan belum ada rencana pindah ke wilayah lain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung