Suara.com - Realme bertekad membawa ponsel 5G ke Indonesia, kendati jaringan telekomunikasi generasi kelima tersebut belum tersedia di Tanah Air. Lantas, apa yang membuat Realme ngotot memboyong ponsel 5G ke Indonesia?
Marketing Director Realme Indonesia Palson Yi, sebenarnya menyadari bahwa jaringan 5G di Indonesia belum akan dikomersialkan dalam waktu dekat.
Tapi di sisi lain, pada kenyataanya sudah banyak orang yang menanyakan kehadiran ponsel 5G. Sementara itu, Realme berambisi untuk selalu menjadi yang terdepan dalam menghadirkan produk teknologi kepada para konsumennya.
"Kami ingin selalu menjadi pionir di teknologi baru," jelas Palson di sela-sela acara jumpa pers di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, pada Senin (6/1/2020).
Meski begitu, Realme juga tidak ingin semata-mata hanya membawa perangkat saja. Mereka juga ingin berkontribusi pengembangan 5G di Indonesia.
Oleh karena itu, kata Palson, saat ini pihaknya tengah berupaya untuk bekerjasama dengan operator seluler di Indonesia yang bertujuan untuk mempercepat komersialisasi 5G.
"Kami bisa saja memperkenalkan ponsel 5G ke sini, tapi nanti masyarakat tidak bisa enjoy. Namun, kami akan mencari segala cara agar ponsel 5G dapat dirilis di Indonesia. Kami ingin jadi pertama," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Intip Rahasia Skin Booster DNA Salmon yang Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Kulit Glowing Tanpa Iritasi
-
Laba BSI Tumbuh 11,8 Persen
-
Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora
-
Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS
-
Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan
-
DPR Tantang Nyali Menteri Haji, Minta Negosiasi Langsung ke Saudi soal Dana DP Haji Rp66 Miliar
-
Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?
-
Danantara Pastikan PT PP Akan Dimerger
-
Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas
-
Segera Daftar! Ini Syarat dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa Unggulan 2026