Suara.com - Sebuah penelitian baru menemukan bahwa Venus kemungkinan masih memiliki gunung berapi aktif, dengan letusan yang terjadi beberapa tahun yang lalu.
Selain Bumi, satu-satunya tempat lain di tata surya yang diketahui memiliki gunung berapi aktif yang memuntahkan lahar adalah bulan Jupiter, Io.
Mars dan Bulan pernah memiliki gunung berapi aktif, tetapi gunung tersebut telah mati sejak lama.
Petunjuk baru menyebutkan bahwa Venus mungkin menyimpan gunung berapi aktif, seperti jejak gas belerang yang terlihat di atmosfernya.
Selain itu, sekitar satu dekade yang lalu, para ilmuwan menganalisis data dari penyelidikan Venus Express milik Badan Antariksa Eropa, dan menduga terdapat beberapa aliran lava di Venus berusia kurang dari 2,5 juta tahun dan mungkin bahkan kurang dari 250 ribu tahun.
Sebelumnya, pada 2010 lalu para peneliti menemukan emisi cahaya inframerah yang sangat tinggi dari sejumlah situs di Venus.
Daerah permukaan yang berusia lebih tua diperkirakan memiliki emisi cahaya yang lebih rendah setelah lama terpapar oleh pelapukan dari atmosfer kaustik Venus yang panas, sehingga emisi cahaya inframerah yang sangat tinggi ini memunculkan aliran lava.
Namun, usia pasti aliran lava tersebut masih tidak bisa dipastikan. Pasalnya, tidak diketahui seberapa cepat batuan vulkanik berubah saat berinteraksi dengan atmosfer Venus yang keras dan bagaimana perubahan tersebur mempengaruhi emisi cahaya inframerah.
Untuk melihat apakah aliran lava benar-benar terlihat di Venus, para ilmuwan bereksperimen dengan kristal olivin, sebuah mineral hijau yang biasa ditemukan di batuan vulkanik.
Baca Juga: Daftar Ponsel Xiaomi dengan MIUI 11
Tim ilmuwan berfokus pada bagaimana kristal-kristal ini berubah dalam kondisi yang mungkin sama seperti yang terjadi di Venus.
Para peneliti memanaskan olivin bersama dengan udara dalam tungku hingga 900 derajat Celcius hingga satu bulan. Tim peneliti menemukan sebagian besar olivin telah dilapisi mineral hitam-kemerahan hematit yang membuat struktur olivin lebih sulit untuk dideteksi.
Karena Venus Express tampaknya dapat mendeteksi tanda-tanda olivin dari orbitnya, temuan baru ini menunjukkan bahwa olivin tersebut berasal dari letusan gunung berapi baru-baru ini.
"Ini adalah pertama kalinya kita mungkin melihat gunung berapi aktif di planet lain," ucap Justin Filiberto, seorang ilmuwan planet di Lunar and Planetary Institute dari Space Research Association di Houston.
Dilansir dari Space.com, para ilmuwan saat ini tengah menindaklanjuti penelitian dengan menggunakan mineral vulkanik lainnya dan udara yang lebih mirip atmosfer Venus, yaitu sarat akan karbon dioksida dan belerang. Penelitian ini telah dipublikasikan secara online pada 3 Januari dalam jurnal Science Advances.
Berita Terkait
-
Gunung Berapi di Selandia Baru Meletus, Sejumlah Turis Cedera
-
Berbentuk Ikan Pari, Pesawat Ruang Angkasa Siap Jelajahi Sisi Gelap Venus
-
Gagal Mendarat di Bulan, India Alihkan Sasaran ke Venus
-
Langka: Merkurius Bakal Sambangi Bumi, Baru Terjadi Lagi pada 2032
-
Ilmuwan Menduga Venus Pernah Dipenuhi Alien?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o
-
33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda
-
5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming
-
Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?
-
Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi
-
Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional
-
Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+