Suara.com - Sekitar 790 ribu tahun yang lalu, sebuah meteor menghantam Bumi dengan kekuatan yang mampu membuat 10 persen permukaan Bumi berubah menjadi puing-puing berbatu. Disebut tektite, gumpalan kaca dari batu terestrial yang meleleh ini tersebar dari Indochina ke Antartika Timur dan dari Samudera Hindia ke Pasifik Barat.
Selama lebih dari seabad, para ilmuwan mencari bukti dari tabrakan keras meteor tersebut. Tetapi lokasi kawah itu masih belum ditemukan.
Analisis geokimia dan pembacaan gravitasi lokal menyebutkan bahwa kawah itu kemungkinan besar terletak di Laos selatan, di Dataran Tinggi Bolaven. Kawah tersebut diduga tersembunyi di bawah bidang lava vulkanik dingin yang membentang hampir 5 ribu kilometer per segi.
Dilansir dari Space.com, kekuatan hantaman meteor tersebut setidaknya akan menciptakan bekas berukuran lebih dari 100 meter. Dataran Tinggi Bolaven disebut memiliki tanda-tanda tersembunyi dari dampak meteor yang lebih tua.
Di sebuah area yang telah dipetakan para ilmuwan di Dataran Tinggi Bolaven tersebut, para ilmuwan menemukan sebagian besar aliran lava yang berusia antara 51 ribu hingga 780 ribu tahun. Rentang usia yang tepat dengan perkirakan meteor jatuh menghantam Bumi.
Berkat pembacaan gravitasi di lebih 400 lokasi berbeda, para ilmuwan menemukan zona bawah permukaan yang kurang padat dan memiliki batuan vulkanik di sekitarnya. Hasil pengukuran memprediksi adanya sebuah kawah memanjang yang terkubur dengan ketebalan 100 meter, lebar 13 kilometer, dan panjang 17 kilometer.
Penemuan yang dipublikan secara online pada 30 Desember 2019 di jurnal Proceedings of National Academy of Sciences ini masih terus ditindaklanjuti. Namun, para ilmuwan optimis semua petunjuk tersebut mengisyaratkan tumpukan batu vulkanik di Dataran Tinggi Bolaven mengubur lokasi dampak jatuhnya meteor.
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Tips Aman Jual Beli Akun Mobile Legends, Wajib Cek Status PSE Sebelum Transaksi
-
Realme Narzo 100x 5G Meluncur 15 Juli, Bawa Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz dan AI Gemini
-
Sudah Hapus Ribuan Foto tapi Memori WhatsApp Tetap Penuh? Ini 3 Cara Mengatasinya
-
Vivo X Fold 6 Global Kantongi Sertifikasi Ini, Sinyal Kuat Peluncuran Resmi Makin Dekat
-
DJI Osmo Pocket 4P Resmi Dirilis, Kamera Gimbal Saku 1 Inci dengan Dual Lens untuk Konten Sinematik
-
EZVIZ Pamer Ekosistem Smart Home AI, Smart Lock Face Recognition Jadi Sorotan
-
Riset Terbaru: Kecerdasan Buatan Jadi Inovasi Perkantoran Terpenting di Dunia
-
4 HP Samsung yang Ada Kamera 0,5 Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan
-
Daftar HP Samsung yang Bisa AirDrop ke iPhone, Tak Perlu Aplikasi Pihak Ketiga
-
Komdigi Ancam Blokir 22 Platform Digital, Ada Qatar Airways dalam Daftar