Suara.com - Samsung membuka 2020 dengan aneka produk terbaru mereka. Di industri ponsel, vendor ponsel asal Korea Selatan itu baru saja memperkenalkan Samsung Galaxy XCover Pro.
Di atas kertas, Samsung Galaxy XCover Pro mewakili karakter kuat yang tahan banting. Sebagaimana lansiran laman GSM Arena, ponsel ini sudah mengantongi sertifikat IP69 yang berarti ponsel bisa tahan air hingga kedalaman 1 meter dan tahan debu.
Tidak hanya itu, Samsung Galaxy XCover Pro juga sudah mendapatkan sertifikat MIL-STD-810G, lisensi ketahanan untuk perangkat yang tahan jatuh dari ketinggian 1,5 meter.
Tampilan Samsung Galaxy XCover Pro juga cukup gahar karena punya dua tombol yang dapat dikustomisasi untuk melakukan berbagai fungsi, termasuk menyalakan lampu senter.
Di sisi kanan ponsel, ada sensor pemindai sidik jari yang berdampingan dengan tombol Power. Bodi Samsung Galaxy XCover Pro terlihat sedikit bongsor karena memiliki ketebalan 10 mm dengan bobot 217 gram.
Untuk layar, Samsung Galaxy XCover Pro mengusung layar LCD berukuran 6,3 inci dengan resolusi FHD+ yang memiliki lubang atau punch hole di sudut kiri atas untuk menampung kamera selfie 13 MP. Beralih ke bagian belakang, ponsel ini dilengkapi sepasang kamera beresolusi 25 MP f/1.8 (wide) dan 8 MP f/2.2 (ultrawide).
Bicara dapur pacu, spesifikasi Samsung Galaxy XCover Pro ditenagai chipset Samsung Exynos 9611 yang dikawinkan dengan RAM 4 GB dan memori internal 64 GB. Andai bagasi data dirasa belum mencukupi, pengguna masih bisa mengekspansinya dengan MicroSD hingga 512 GB.
Soal daya tahan, Samsung Galaxy XCover Pro dipersenjatai baterai berkapasitas 4.050 mAh yang bisa diisi menggunakan colokan Type-C. Ponsel ini juga sudah mendukung fast charging berdaya 15 W.
Untuk perangkat lunak, Samsung Galaxy XCover Pro berjalan di OS Android 10 dengan antaramuka One UI 2. Selain itu, Samsung juga menyematkan sistem mPOS (mobile point of sale) pada perangkat yang bisa digunakan untuk memindai barcode maupun mengelola pembayaran. Tak lupa, Samsung memproteksi keamanan data pengguna ponsel ini dengan sistem KNOX.
Baca Juga: Viral Foto Donat Gepeng Bak Tergencet, Warganet: Kolaborasi dengan Geprek?
Tersedia secara global mulai 31 Januari 2020, harga Samsung Galaxy XCover Pro dibanderol 500 Euro atau sekitar Rp 7,6 juta. Finlandia akan menjadi salah satu negara pertama yang menyediakan ponsel tahan banting ini.
Sayang, belum diketahui apakah Samsung Galaxy XCover Pro akan masuk ke pasar Indonesia atau tidak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana