Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMGK) mengatakan ramalan cuacanya tepat saat membantah tudingan Wakil Ketua MPR sekaligus Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Kepala Humas BMKG, saat dihubungi Suara.com di Jakarta, Senin (13/1/2020) Akhmad Taufan Maulana menegaskan bahwa ramalan BMKG sudah sesuai dengan kondisi cuaca di Tanah Air.
"Informasi kita sangat detail dan jelas, disampaikan secara berkala, dan itu sudah sesuai dengan prediksi," kata Taufan dalam korespondensi via pesan singkat.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sesuai dengan informasi yang secara berkala disampaikan kepada masyarakat bahwa hujan terjadi di wilayah Indonesia, bukan hanya di Jabodetabek saja.
"Sesuai dengan prediksi BMKG baik yang sudah disampaikan kepada masyarakat, mulai potensi di pagi hari, siang, sore sampai dengan malam hari," jelas Taufan sembari menambahkan semua informasi cuaca bisa diakses terbuka di website, media sosial, maupun aplikasi BMKG.
Taufan juga mengingatkan bahwa atmosfer di wilayah tropis seperti Indonesia sangat cepat berubah. Karenanya penting bagi publik untuk terus mengikuti perkembangan ramalan cuaca yang disampaikan BMKG lewat kanal-kanal informasi resminya.
"Tidak ada (informasi) yang menyimpang," tegas Taufan.
Lebih rinci lagi Taufan membeberkan ramalan cuaca BMKG selama periode 8 - 12 Januari 2020 dan menekankan bahwa ramalan tersebut tidak meleset.
"Hujan dengan intensitas sedang-lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek pada periode 09-12 Januari 2020, namun tidak se-ekstrem hujan yang terjadi pada tanggal 01 Januari 2020," tulis dia.
Baca Juga: HNW: Anies Digugat, BMKG Salah Ramal Cuaca Kenapa Tak Digugat Juga
Hujan ekstrem pada 1 Januari lalu telah menyebabkan banjir hebat di wilayah Jabodetabek bahkan hingga ke Lebak, Banten.
Seperti diwartakan sebelumnya, Hidayat Nur Wahid mengkritik BMKG yang disebutnya sering salah memberikan ramalan cuaca. Ia juga heran mengapa BMKG tidak digugat secara class action oleh warga, seperti yang dialami oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
"Ber-kali2 BMKG salah;yg diramal hujan extrim, tak ada hujan, yg tak diramal hujan extrim malah curah hujannya terdahsyat. Tapi uniknya nggak ada yg lakukan class action ke BMKG. Tapi class actionnya kpd AniesB. Sekalipun yg paling terdampak banjir adalah Provinsi Jabar&Banten," cuit Hidayat Nur Wahid di Twitter, Minggu (12/1/2020).
Berita Terkait
-
HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta
-
El Nino Tahun Ini Diperkirakan Terkuat dalam 150 Tahun Terakhir, Apa Dampaknya?
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung