Suara.com - Kapal laut SS Cotopaxi diketahui telah hilang di Segitiga Bermuda pada 1925 lalu. Kisah ini selama 95 tahun lamanya menjadi misteri. Uniknya, bangkai kapal ini telah ditemukan.
Kapal SS Cotopaxi dengan 32 awak diketahui berangkat pada 29 November 1925 dari Charleston, South Carolina, Amerika Serikat menuju Havana, Kuba.
Sayangnya, dalam perjalanan, kapal SS Cotopaxi beserta awak kapal, hilang kontak dan lenyap begitu saja tertelan Bumi. Pencarian sempat dilakukan, namun justru berujung nihil.
Sejalan dengan hilangnya kapal SS Cotopaxi ini, banyak rumor ikut berhembus diiringi dengan berbagai teori konspirasi yang mendukungnya.
Setelah 95 tahun kemudian, sebuah laporan menyebutkan bahwa bangkai kapal SS Cotopaxi telah ditemukan oleh seorang peneliti dan penjelajah bernama Michael Barnette.
Sebagaimana dilansir Hitekno dari ABC News, Michael Barnette mengaku telah melakukan penyelaman kapal karam berkali-kali. Penemuan kapal SS Cotopaxi yang hilang 95 tahun lalu ini adalah hal menakjubkan.
Usaha Michael Barnette menemukan kapal SS Cotopaxi ini terbilang cukup sulit. Pasalnya, dirinya dan tim perlu mengumpulkan berbagai dokumen bersejarah dan asuransi kapal untuk mengetahui kontak terakhir yang terjadi.
Berdasarkan data tersebut, terungkap bahwa kapal SS Cotopaxi memiliki kontak terakhir pada 1 Desember 1925.
Menggunakan data pemetaan rute kapal, koordinat sinyal, dan petunjuk jalan, Michael Barnette lalu diarahkan ke sebuah daerah bernama Bear Wreck.
Baca Juga: BMKG Beri Peringatan Dini Hujan Petir dan Angin Kencang di Tiga Wilayah Ini
Di Bear Wreck yang berada di lepas pantai St. Augustine, Florida, Michael Barnette dan kawan-kawan menemukan sebuah kapal karam yang sama sekali belum teridentifikasi.
Melihat data yang dikumpulkan, tim ini lalu sepakat bahwa bangkai kapal ini adalah SS Cotopaxi. Kapal yang hilang kontak bertahun-tahun lalu.
Bukan tanpa alasan, Michael Barnette sepakat bahwa bentuk, panjang, mesin dan ukuran boiler kapal karam ini sama persis dengan SS Cotopaxi.
Setelah 95 tahun lamanya, terungkap bahwa kapal SS Cotopaxi sama sekali tidak hilang di wilayah Segitiga Bermuda. Penemuan ini sekaligus membantah berbagai rumor dan teori konspirasi yang merebak terkait hilangnya kapal ini.
Berita Terkait
-
Pemilik Kapal Misterius yang Terdampar di Aceh Akhirnya Diketahui
-
Seperti Segitiga Bermuda, Pesawat Tak Boleh Melintas di 3 Destinasi ini
-
Ajaib! Kapal Tenggelam 500 Tahun Lalu Ditemukan dalam Kondisi Baik
-
Angkut 10 WNA Singapura, Kapal Yacht Diduga Hilang di Perairan Batam
-
Sempat Hilang, Tim SAR Gabungan Temukan 18 Orang Penumpang Perahu
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru