Suara.com - Spesies kura-kura Galapagos telah menghilang seluruhnya, akibat eksploitasi tak bertanggung jawab yang dilakukan para pemburu karena daging kura-kura tersebut yang sangat lezat.
Kura-kura raksasa terakhir yang bernama George dari spesies Chelonoidis abingdonii mati pada 2012 silam di usia 102 tahun. Tetapi laporan terbaru menyebutkan bahwa para ilmuwan telah menemukan kura-kura betina dengan genetika yang sangat dekat dengan George, dan diyakini menjadi keturunan langsung dari spesies kura-kura yang telah punah.
Dilansir dari IFL Science, tim ilmuwan dari Taman Nasional Galapagos dan Galapagos Conservancy juga menemukan 29 kura-kura raksasa dengan jenis spesies Chelonoidis niger. Kelompok kura-kura ini terdiri dari 11 jantan dan 18 betina.
Para ilmuwan melihat kura-kura di Wolf Volcano, puncak tertinggi di Galapagos, di Pulau Isabela. Disebut bahwa banyak kura-kura yang dibuang di sana oleh bajak laut dan pemburu paus dalam upaya untuk meringankan muatan kapal. Saat ini, lebih dari 10 ribu kura-kura diperkirakan berkeliaran di daerah itu.
Melestarikan kura-kura raksasa Galapagos adalah tugas penting karena mereka adalah spesies pemegang kunci dan memiliki efek besar pada lingkungan sekitar. Kura-kura tersebut membantu memelihara dan mengendalikan kehidupan tanaman dengan cara memakannya, menginjak-injaknya, dan menyebarkan benihnya.
Karenanya, para pelestari lingkungan bekerja keras untuk melindungi kura-kura unik ini dan menambah jumlah populasinya. Program pelestarian ini berhasil menaikkan populasi kura-kura dari spesies Chelonoidis hoodensis dari hanya 14 hewan liar menjadi 2 ribu.
Berita Terkait
-
Kura-kura Moncong Babi Dilepasliarkan Usai Ditemukan Terjebak di Drainase
-
Tempel Keranjang ke Kura-kura Hidup, Kebun Binatang Ini Tuai Kecaman
-
Yuk, Kenalan dengan Tommy, Kura-kura 121 Tahun yang Lewati Dua Perang Dunia
-
Punah 100 Tahun Lalu, Kura-kura Raksasa Kembali Ditemukan
-
Ratusan Kura Kura Babi Dipulangkan ke Indonesia dari Hongkong
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Xiaomi Rilis Redmi Soundbar Speaker 2 Pro 2026, Harga Lebih Terjangkau
-
5 Rekomendasi HP Oppo RAM 8 GB Terbaik 2026, Performa Gacor!
-
Oppo Reno 15 Pro Mini Debut: Bodi Mirip iPhone 17, Harga Lebih Murah
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 9 Januari: Raih Bundle Nightmare dan Skin Heartrocker
-
Berapa Harga POCO M8 Pro 5G? HP Kelas Menengah Rasa Flagship, tapi Minus Fitur Ini!
-
7 Laptop Gaming di Bawah Rp10 Juta Paling Worth It, Nge-Game Berat Lancar Jaya
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Tipis Rasa PC dengan Desain Ringkas
-
Mantan Sutradara Assassin's Creed: Tim Kecil Bakal Jadi Masa Depan Game AAA
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Januari: Klaim Shards dan Pemain PL 112-115
-
Honor Magic 8 Pro Meluncur di Pasar Internasional, Apa Bedanya dengan Versi China?