Suara.com - Kelompok peretas bernama Ourmine pada Jumat kemarin (8/2/2020), berhasil membobol sistem keamanan Twittter dan Instagram saat berhasil membajak akun resmi milik Facebook di dua media sosial tersebut.
Ourmine, dalam postingan di akun Instagram dan Twitter milik Facebook menulis, "bahkan Facebook bisa diretas." Adapun kini akun resmi Facebook di dua media sosial itu sudah dikembalikan.
Dalam penjelasannya, OurMine mengatakan peretasan itu adalah upaya untuk menunjukkan adanya kelengahan dalam sektor keamanan platform media sosial Twitter. Pada Januari lalu kelompok yang sama meretas akun-akun milik tim sepakbola Amerika Serikat.
"Hi, kami OurMine. Well, bahkan Facebook bisa diretas, tetapi setidaknya keamanan mereka lebih bagus ketimbang Twitter," tulis peretas itu di akun Twitter milik Facebook.
Tetapi perlu diingat, Instagram, yang juga diretas oleh OurMine, adalah salah satu perusahaan di bawah Facebook.
Twitter belakangan menjelaskan bahwa peretasan itu dilakukan via aplikasi pihak ketika dan akun-akun yang dibajak bisa segera dikunci setelah pihaknya menyadari sudah kebobolan.
"Segera setelah kami menyadari masalah itu, kami mengunci akun-akun yang dibajak dan bekerja sama rekan-rekan kami di Facebook untuk mengembalikannya," terang Twitter dalam pernyataan resmi yang dikutip BBC.
Peretasan itu tampaknya dilakukan memanfaatkan aplikasi pihak ketiga bernama Khoros. Aplikasi ini juga dimanfaatkan OurMine saat meretas akun-akun milik tim sepak bola AS.
Khoros adalah platform yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mengelola akun-akun media sosial mereka. Lazimnya Khoros memiliki akses ke password dan informasi penting lain untuk bisa login ke sebuah akun.
Baca Juga: Peretas Sokongan Beijing Berusaha Curi Data Proyek Pemerintah Malaysia
OurMine sendiri adalah kelompok peretas yang bermarkas di Dubai dan mengklaim bahwa aksi-aksi mereka semata-mata bertujuan untuk menunjukkan ada kelemahan dalam sistem keamanan sebuah platform atau layanan online.
Kelompok ini sebelumnya pernah meretas akun media sosial milik pendiri Twitter, Jack Dorsey, bos Google Sunda Pichai, dan akun-akun resmi milik Netflix serta ESPN.
Berita Terkait
-
Ucapan Idul Fitri 2026 Singkat dan Estetik untuk Caption Instagram
-
Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver
-
Efek Cristiano Ronaldo! Followers Instagram UD Almera Meledak, Kejar Real Madrid
-
Alejandro Garnacho Unfollow Asnawi Mangkualam, Kenapa?
-
17 Ide Caption Instagram Estetik untuk Bukber, Singkat tapi Bikin Postingan Makin Cantik
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker
-
9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
-
Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal
-
Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya
-
10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet
-
Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Chipset Snapdragon Terbaik 2026
-
Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan
-
Huawei Mate 80 Pro Resmi ke Pasar Global: Andalkan Sensor Premium dan Cincin Kamera Ikonis
-
Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game