Suara.com - Pemerintah Malaysia menuduh pemerintah China mensponsori sebuah kelompok peretas yang berusaha mencuri data-data rahasia dari sistem komputer negeri jiran tersebut.
Seperti yang diwartakan ZDNet, para pejabat kemanan siber pemerintah Malaysia pada pekan ini mengatakan bahwa sebuah kelompok peretas yang disokong Beijing telah menyasar beberapa pejabat Malaysia.
Modus para peretas itu adalah menanam virus atau program jahat yang disembunyikan dalam email ke komputer milik pejabat Malaysia dan mencuri dokumen rahasia, demikian dikatakan para pejabat keamanan siber Malaysia dari Computer Emergency Response Team (MyCERT).
MyCERT tak membeberkan apakah ada pejabat Malaysia yang telah menjadi korban.
Mata-mata siber: APT40
Memang MyCERT tidak secara langsung menuding pemerintah China sebagai pelaku peretasan. Alih-alih lembaga itu, dalam laporannya melampirkan link berisi beberapa hasil riset keamanan siber tentang alat dan modus peretasan yang biasa digunakan oleh sebuah kelompok peretas bernama APT40.
APT40 dikenal sebagai kelompok mata-mata siber yang aktivitasnya sering kali sama dengan kepentingan pemerintah China. APT40 bahkan dituding sebagai kontraktor yang disewa dan beroperasi di bawah kontrol Kementerian Keamanan Negara China.
Selain Malaysia, APT40 juga menyasar Kamboja, Belgia, Jerman, Hong Kong, Filipina, Norwegia, Arab Saudi, Swiss, Amerika Serikat, dan Inggris.
Pemerintah China sendiri belum memberikan komentar terkait tudingan ini.
Baca Juga: Sebar Virus Malware, Peretas asal Yogya dan Jakarta Beraksi sampai Afrika
Link di dalam email
Para peretas, jelas MyCERT, berpura-pura sebagai wartawan, perwakilan organisasi militer, dan pekerja LSM. Mereka mengirim email berisi tautan/link yang jika diklik akan mengarahkan target ke dokumen-dokumen di dalam Google Drive.
Ketika dokumen dibuka, target akan diminta untuk mengaktifkan macro. Jika diaktifkan maka macro akan memerintakan komputer target untuk mengunduh dan meng-install malware di dalam komputer.
"Kelompok peretas itu menyasar proyek-proyek pemerintah dan mengambil sejumlah besar informasi tentang proyek tertentu, termasuk proposal, pertemuan-pertemuan, data finansial, pengiriman barang, rencana dan desain, serta data mentah lainnya," beber MyCERT.
Data-data yang diincar biasanya berhubungan dengan proyek infrastruktur, transportasi, dan industri pertahanan - lebih khusus lagi yang berkaitan dengan teknologi maritim/kelautan.
Berita Terkait
-
Celah Keamanan Fatal: Peretas Bisa Kendalikan Mobil dari Jarak Jauh!
-
Polisi Klaim Tangkap Bjorka, Pakar Siber: Kayaknya Anak Punk Deh
-
Situs dan Data yang Diretas Hacker Bjorka: Alamat Pejabat hingga KPU Jadi Korban
-
Hacker "Bjorka" Asal Mana? Diduga Sudah Ditangkap Polisi, Sempat Dikira Orang Polandia
-
Profil dan Jejak Kriminal WFT: Pemilik Akun Bjorka yang Dibekuk Polisi
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Terpopuler: 7 HP Paling Murah untuk Idulfitri, Cara Atasi Sinyal Lemot saat Lebaran
-
53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker
-
9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
-
Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal
-
Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya
-
10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet
-
Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Chipset Snapdragon Terbaik 2026
-
Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan
-
Huawei Mate 80 Pro Resmi ke Pasar Global: Andalkan Sensor Premium dan Cincin Kamera Ikonis