Suara.com - Google Home dan Nest speaker sekarang menambahkan dukungan bahasa Indonesia. Sebelumnya, Google Assistant memang mendukung bahasa Indonesia, namun hanya tersedia di ponsel dan TV sejak Maret 2018.
Dukungan bahasa baru ini ditemukan salah satu pengguna Google Home Mini yang memahami bahasa Indonesia dan dapat menjawab pertanyaan dalam bahasa Indonesia. Kemungkinan besar, ini merupakan pengujian dan belum diluncurkan untuk semua pengguna.
Dilansir dari Android Police, pengguna dapat memilih bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua dalam pengaturan Assistant dan coba berbicara dalam bahasa Indonesia. Dan lihat apakah perangkat itu menjawab kembali dalam bahasa Indonesia.
Google umumnya hanya akan menambahkan dukungan bahasa di suatu negara bersama dengan peluncuran resmi Google Home dan Nest speaker. Penemuan ini kemungkinan besar menjadi tanda bahwa Google sedang bersiap untuk menjual speaker pintarnya di Indonesia.
Tak hanya itu, menurut halaman Dukungan Google yang diperbarui, bahasa Indonesia dan Thailand sekarang didukung di Google Home.
Kompatibilitas resmi disebutkan untuk Nest Mini, yang kemungkinan akan menjadi satu-satunya speaker Assistant yang dijual oleh Google di kedua negara. Tetapi tidak menutup kemungkinan itu juga akan tersedia di Google Home, Home Mini, dan Home Max.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Tuntutan Hukum Mati Koruptor Membentang di Depan Gedung DPR RI Pagi Ini
-
Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya
-
Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global
-
Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR
-
Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik
-
Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung
-
Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan
-
Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup
-
Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak
-
Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU