Suara.com - Polisi Lalu Lintas berjaket ojol atau ojek online, Aiptu Ridwan Simanungkalit mengaku tidak menyangka aksinya menghadang pengendara pelanggar lalu lintas viral di media massa.
"Yang di video itu benar saya. Tapi saya enggak tahu kalau sampai ada warga yang memvideokan, apalagi sampai viral," ujarnya di Jakarta, Rabu (19/2/2020).
Ridwan saat ini menjabat sebagai Kepala Pos Polisi Pondok Kopi, Jakarta Timur. Saat sedang bertugas mengatur lalu lintas pukul 07.45 WIB di Duren Sawit, Jakarta Timur, Ridwan mendapati pelanggar lalu lintas berkendara Yamaha Nmax.
"Diberlakukan sistem buka tutup di pertigaan Raden Inten, ketika arus lalin dari Bekasi yang mau ke Raden Inten distop, kami dipersilakan menutup jalan. Tiba-tiba nongol pengendara yang naik Yamaha Nmax," katanya.
Saat itu, Ridwan telah memperhatikan pengendara tersebut dari arah Bekasi yang melaju dengan kecepatan tinggi.
"Bahkan saya hampir saja tertabrak. Karena posisi motor itu belok dan bisa berbenturan," kata Ridwan seperti dilansir Antara.
Kemudian Ridwan mengejar pemotor tersebut dan berhasil menghentikannya. Saat peristiwa tersebut berlangsung, Ridwan masih mengenakan jaket pengendara ojol.
"Jaket itu saya pakai karena jaket saya basah kehujanan. Terus saya dipinjemin sama teman-teman ojol. Karena tahu jaket saya basah, dia bilang nih pakai saja jaket saya. Saya pakailah itu," katanya.
Peringatan Ridwan sempat tidak dihiraukan pengendara motor, sebab atribut yang digunakan tidak mencirikan petugas Polri.
Baca Juga: Pakai Jaket Ojol, Aksi Polisi Tilang Pengendara Motor Ini Bikin Greget
Namun setelah diberitahu bahwa Ridwan sebenarnya adalah polisi, pengendara meminta maaf.
"Tidak ada sanksi tilang, hanya nasehat saja supaya berhati-hati berkendara motor," katanya.
Berita Terkait
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi
-
Sebelum Ikut Tren, Ketahui 5 Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dikonsumsi
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Buntut Viral Video Viola Putri, DPR Cium Dugaan Sindikat di Kasus Curanmor Bekasi
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya
-
Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel