Suara.com - Sebuah penelitian baru mengungkapkan bahwa Virus Corona memiliki mutasi seperti HIV. Artinya, virus dengan nama COVID-19 itu memiliki kemampuan menyerang sel manusia 1.000 kali lebih kuat dari Virus Sars.
Sebagaimana dilansir laman Scmp.com, Jumat (28/2/2020), penelitian ini ditemukan dari kumpulan ilmuwa China dan Eropa yang membantu menjelaskan tidak hanya bagaimana infeksi telah menyebar, tetapi juga dari mana asalnya dan bagaimana cara terbaik untuk melawannya.
Para ilmuwan menunjukkan bahwa Sars (sindrom pernafasan akut yang parah) memasuki tubuh manusia, dengan mengikat dengan protein reseptor yang disebut ACE2 pada membran sel. Beberapa studi awal menunjukkan bahwa Virus Corona baru, yang berbagi sekitar 80 persen dari struktur genetik Sars, mungkin mengikuti jalur yang sama.
Tetapi protein ACE2 tidak ada dalam jumlah besar pada orang sehat, dan ini sebagian membantu membatasi skala wabah Sars 2002-03, di mana menginfeksi sekitar 8.000 orang di seluruh dunia.
Virus lain yang sangat menular, termasuk HIV dan Ebola, menargetkan enzim yang disebut furin, yang berfungsi sebagai penggerak protein dalam tubuh manusia.
Banyak protein tidak aktif atau tidak aktif ketika diproduksi dan harus "dipotong" pada titik-titik tertentu untuk mengaktifkan berbagai fungsinya.
Ketika melihat urutan genom dari Virus Corona baru, Profesor Ruan Jishou dan timnya di Universitas Nankai di Tianjin, menemukan bagian gen yang bermutasi yang tidak ada di Sars, tetapi serupa dengan yang ditemukan pada HIV dan Ebola.
"Temuan ini menunjukkan bahwa 2019-nCoV [Corona Virus baru] mungkin sangat berbeda dari Sars Corona Virus dalam jalur infeksi," kata para ilmuwan dalam sebuah makalah yang diterbitkan bulan ini di Chinaxiv.org, sebuah platform yang digunakan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan China untuk merilis makalah penelitian ilmiah sebelum mereka ditinjau oleh sejawat.
“Virus ini dapat menggunakan mekanisme pengemasan virus lain seperti HIV.”
Baca Juga: Sah! Pemerintah Tetapkan Whitelist Mekanisme Pemblokiran IMEI Ponsel Ilegal
Menurut penelitian, mutasi dapat menghasilkan struktur yang dikenal sebagai situs pembelahan dalam protein lonjakan Virus Corona baru.
Virus ini menggunakan protein lonjakan penjangkauan untuk menghubungkan ke sel inang, tetapi biasanya protein ini tidak aktif. Pekerjaan struktur situs pembelahan adalah untuk mengelabui protein furin manusia, sehingga akan memotong dan mengaktifkan protein lonjakan dan menyebabkan "fusi langsung" dari membran virus dan seluler.
Menurut penelitian tersebut, dibandingkan dengan cara masuk Sars, metode pengikatan ini 100 hingga 1.000 kali lebih ganas.
Hanya dua minggu setelah rilis, makalah ini sudah menjadi yang paling banyak dilihat di Chinarxiv.
Dalam studi lanjutan, tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Li Hua dari Universitas Sains dan Teknologi Huazhong di Wuhan, provinsi Hubei, mengonfirmasi temuan Ruan.
"Mutasi tidak dapat ditemukan di Sars, Mers atau Bat-CoVRaTG13, Virus Corona kelelawar yang dianggap sebagai sumber asli Virus Corona baru dengan 96 persen kesamaan gen," tulis penemuan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118