Suara.com - TikTok disebut meminta para moderator di media sosial tersebut untuk menekan video-video dari pengguna yang memiliki wajah jelek dan miskin serta menyensor konten berisi pandangan/komentar politik tertentu.
Beberapa dokumen internal TikTok, demikian dilansir The Intercept akhir pekan lalu, menunjukkan bahwa media sosial asal Tiongkok tersebut memerintahkan para moderator untuk tidak mempromosikan video milik pengguna yang berwajah jelek.
Video-video yang direkam di lingkungan kumuh, miskin, dan reot juga dilarang dipromosikan, demikian diwartakan oleh CNet.
Para moderator dilarang menempatkan video-video tersebut pada laman bernama "For You", yang biasanya menarik perhatian para pengguna di seluruh dunia.
Tetapi seorang juru bicara TikTok mengatakan bahwa dokumen yang dilaporkan The Intercept itu adalah dokumen usang yang kini sudah tidak digunakan lagi.
"Panduan yang ditayangkan The Intercept itu tidak lagi digunakan," kata juru bicara TikTok.
Sementara itu pada akhir pekan kemarin The Wall Street Journal mewartakan bahwa TikTok sudah memutuskan untuk tidak lagi menggunakan moderator di China untuk mengawasi konten-konten milik pengguna di luar negeri. Alih-alih TikTok akan merekrut moderator dari negara-negara tempat perusahaan itu beroperasi.
Berita Terkait
-
Ketimpangan PBI JKN: 54 Juta Warga Miskin Belum Terdaftar, 15 Juta yang Mampu Masih Terima Subsidi
-
Benarkah Beras dan Rokok Penentu Garis Kemiskinan Warga Jakarta?
-
Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
LMKN: Kreator TikTok Live Tak Dibebankan Bayar Royalti Musik
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menanti Tecno Camon 50 Pro 5G di Indonesia, HP Midrange Murah dengan Spek Gahar
-
54 Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 10 Februari 2026, Klaim Hadiahnya Gratis!
-
3 Rekomendasi Smart TV 100 Inch untuk Nonton Film Layaknya di Bioskop
-
Bocoran Harga Tecno Pova Curve 2, HP Murah Spek Dewa dengan Layar Premium
-
7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
-
5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
-
34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru Aktif 10 Februari 2026
-
Bocoran Pengembangan Film BioShock, Bakal Diadaptasi dari Game Pertama
-
Laptop Merek Apa yang Bagus? Ini 5 Rekomendasinya Buat Kuliah dan Kerja Harga Rp5 Juta ke Bawah
-
Daftar 11 HP Android dan iPhone yang Tidak Bisa Lagi Pakai WhatsApp Tahun Ini