Suara.com - Presiden Joko Widodo telah meminta masyarakat untuk lebih memusatkan kegiatan di rumah. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk mencegah penyebaran pandemi Virus Corona COVID-19.
Tak hanya itu, pemerintah juga meminta masyarakat untuk melakukan social distancing atau menjaga jarak, mengurangi perjumpaan atau kontak fisik. Mendukung himbauan pemerintah, seorang tukang sayur diketahui melakukan sesuatu yang tak terduga dan pintar demi meminimalisir pertemuan langsung.
Dibagikan oleh akun Twitter @tjapoenglaut pada 17 Maret, pemilik akun membagikan kisah tentang tukang sayur yang tak diketahui identitasnya tersebut. Menurut penuturannya, tukang sayur itu membuat grup WhatsApp berisi para ibu satu RW.
Menariknya, ia meminta ibu-ibu itu untuk menuliskan pesanan yang akan dibeli dan dengan sukarela akan ia antarkan ke masing-masing rumah.
"Tukang sayur buat WA grup, isinya ibu-ibu se RW. Diminta menulis pesanan yang akan dibeli kemudian diantarkan ke teras rumahnya masing-masing. 'Tidak perlu bertemu di titik kumpul, mengikuti himbauan bapak Presiden @jokowi' begitu pesannya. He is smart," tulis pemilik akun @tjapoenglaut dalam kolom keterangan.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 8 ribu kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang memuji tukang sayur tersebut.
"Tukang sayur yang keren. Semoga yang lain juga punya ide cemerlang jurus penangkal pandemi Corona ini," tulis akun @SahabatSaber.
"Keren banget abangnya. Coba usul ke tukang sayur perumahan ah," ungkap @ateqahmad.
"Inovasi sayur gerobak," komentar @tua_kladi.
Baca Juga: Jangan Ngaku Gamers Sebelum Tahu Bagian Penting Monitor Gaming
"Mantap. Btw gimana cara bayarnya? Catet, tinggalin di teras, transfer, ovo, atau gopay?" tambah @boncusho.
"Tukang sayur zaman now," cuit @khairil0760.
Berita Terkait
-
Social Distancing Jadi Kunci Hentikan Penyebaran Covid-19, Apa Artinya?
-
Arti Lockdown, Social Distancing, dan Istilah Corona Lainnya
-
Social Distancing Diterapkan, Apa Efeknya Buat Introver dan Ekstrover?
-
Social Distancing Masih Belum Efektif, KMS Sebut Pemerintah Masih Kedodoran
-
Ini Beda Istilah 'Social Distancing' dan 'Lockdown' Hadapi Virus Corona
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bukan Cuma Koruptor, UU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Jenis Kejahatan
-
Menelusuri Jejak Rahasia 3.427 Arsip Kuno: Ketika Batik Indonesia Menggebrak Pasar Global
-
Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Rupiah Jadi Penopang Harga di Rp2,81 Juta
-
Gus Kikin Nahkodai PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Mekanisme AHWA untuk Pertama Kali
-
Bahaya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif
-
Kejar 3 Juta Rumah, Danantara Bongkar Hambatan dari Harga hingga Biaya Bangun
-
140 Foto Lama Banyumas Bongkar Jejak Dagang dan Budaya Batik, Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa
-
Sempat Dianggap Tokoh Mitos, Ini Alasan Ratu Kalinyamat Justru Ditakuti Penjajah Portugis
-
3 Rekomendasi Rice Cooker Murah untuk Masak Nasi Pulen ala Jepang
-
HS Sukses Gelar Konser Slank di Purwokerto: Obati Kerinduan Belasan Ribu Slankers