Suara.com - Persaingan konsol game baru telah di depan mata, Sony dengan PlayStation 5 melawan Microsoft dengan Xbox Series X.
Kedua konsol game baru ini telah mengungkap sejumlah detail dari harware mereka. Meski belum secara lengkap namun dipastikan keduanya siap rilis.
Setelah resmi mengungkap spesifikasi teknis PlayStation 5, akhirnya Sony memberikan kabar soal backward compatibility dengan PlayStation 4.
Konsol baru Sony ini bakal bisa memainkan hampir semua game PlayStation 4. Bahkan hampir semua dari 4.000 game lebih bisa dimainkan di PlayStation 5.
Kabar mengenai backward compatibility pada konsol game ini dilaporkan resmi melalui postingan blog resmi PlayStation.
Menariknya berkat clock frekuensi PlayStation 5 yang cukup tinggi, game PlayStation 4 yang dimainkan bisa mengalami peningkatan framerate.
Disebutkan pula kalau game tersebut bisa jalan dengan lebih stabil, dan memungkinkan jalan di resolusi yang lebih tinggi.
Meski begitu, Sony tidak serta merta menyebutkan semua game PlayStation 4 akan bisa jalan di konsol game baru mereka ini.
Sony menyampaikan kalau mereka tengah menguji dan menilai game PlayStation 4 dari judul ke judul untuk mencari masalah yang bisa ditimbulkan.
Baca Juga: Spesifikasi Xbox Series X Diungkap, Tak Kalah dari PC Gaming Kelas Atas
Tidak menutup kemungkinan pula bakal ada penyesuaian dari developer agar memastikan game-game tersebut lancar di PlayStation 5.
Dalam presentasi Mark Cerny sebelumnya, disebutkan kalau mereka telah menguji 100 game terpopuler dari PlayStation 4 untuk jalan di PlayStation 5.
Sejauh ini, 100 game PlayStation 4 tersebut tidak punya masalah untuk bisa jalan di konsol game baru ini. Dan mereka masih terus menguji game-game lainnya.
Perusahaan asal Jepang ini juga berjanji untuk mengungkap lebih detail soal backwardcompatibility di beberapa waktu mendatang.
Berbeda dengan Microsoft yang sangat yakin dan percaya diri dengan kemampuan Xbox Series X untuk memainkan game-game dari konsol lawas mereka.
Tak lain karena Microsoft menanamkan machine learning untuk mengenali dan melakukan optimalisasi tanpa campur tangan si developer game.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Resmi Rilis di Indonesia, Berapa Harga Samsung Galaxy A57 dan A37 Nanti?
-
Hargaa iPhone Terbaru Pasca Lebaran 2026, Naik hingga Rp1,5 Juta
-
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 Maret 2026: Raih Skin Beat, Desert, dan 8 Luck Royale
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Rilis, Bawa Fitur AI Kelas Flagship dan Update hingga 6 Tahun
-
4 HP Murah Tahan Air Terbaru Maret 2026 dengan Sertifikasi IP68 dan IP69
-
PB ESI Bentuk Tim Nasional untuk Esports Nations Cup 2026
-
Siklon Menguat, 6 Wilayah Indonesia Terkena Dampak 26-27 Maret: Waspada Hujan Lebat!
-
5 Rekomendasi HP Harga 2 Jutaan dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar
-
Google Klaim Android Lebih Cepat dari iPhone untuk Browsing, Ini Bukti Benchmark Terbarunya
-
Oppo A6s Jadi Solusi Lowbat Anxiety setelah Lebaran, Baterai 7000mAh dan Fast Charging 80W Andalan