Suara.com - Penelitian yang dilakukan para ilmuwan telah memberi data bahwa virus Corona (COVID-19) dapat bertahan di udara, tembaga, kardus, plastik, dan stainless steel dalam kurun waktu yang berbeda.
Ilmuwan menemukan virus Corona baru dapat bertahan hingga 3 jam di udara dalam bentuk aerosol, 4 jam pada tembaga, 24 jam pada kardus, dan 2 hingga 3 hari pada plastik dan stainless steel.
Selain rajin mencuci tangan, barang-barang di rumah yang terbuat dari salah satu benda di atas pun harus dibersihkan. Dilansir dari Science Alert, berikut produk pembersih yang bisa digunakan untuk membunuh virus Corona di rumah:
1. Sabun dan air
Sabun dan air adalah opsi pertama yang paling penting digunakan untuk menghilangkan virus Corona (COVID-19) dari permukaan. Menurut Juan Leon, seorang ilmuwan kesehatan lingkungan di Emory University, virus Corona adalah virus yang diselimuti dengan lapisan lemak pelindung.
Sabun dapat menggangu lapisan lemak dalam kulit virus dan menghilangkan virus dari permukaan setelah dibilas dengan air.
2. Pemutih
Pemutih memiliki bahan aktif yang sangat efektif membunuh virus, yaitu natrium hipoklorit. Pemutih umumnya bekerja selama 10 sampai 15 menit di permukaan lalu bersihkan dengan kain bersih.
Pemutih bekerja dengan menghancurkan protein dan asam ribonukleat (RNA) dari virus. Sebelum mengaplikasikannya pada permukaan, pastikan menggunakan pemutih sesuai petunjuk pada kemasan.
Baca Juga: Akibat Virus Corona, Kedai Kopi Ini Disulap Jadi Studio Dongeng Anak
Berita Terkait
-
Basmi Virus Corona Covid-19, Ini 5 Produk Rumah Tangga yang Bisa Dipakai!
-
Nggak Hanya Membunuh Virus, Hand Sanitizer Merek Ini Viral di Twitter
-
Pemutih dapat Dijadikan Disinfektan, Begini Cara Menggunakannya Menurut CDC
-
Banyak Dicari, Toko ini Jual Pembersih Lantai Lebih dari Dua Kali Lipat
-
SpaceX Bikin Hand Sanitizer dan Masker
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation