Suara.com - Para ilmuwan menemukan spesies lebah pertama dengan kombinasi dari dua jenis kelamin, jantan dan betina dalam satu individu.
Kondisi ini dikenal sebagai gynandromorphism dan para ilmuwan baru saja menemukannya pada jenis Megalopta amoenae yang umumnya ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan.
Pada sisi kiri, secara fisiologis lebah berkelamin ganda ini menunjukkan kelamin jantan dengan mandibula mungil, antena panjang, kaki belakang tipis dan halus dengan bulu lebih sedikit.
Sementara di sisi kanan memiliki karakteristik betina dengan antena yang lebih pendek, mandibula bergigi, dan kaki belakang yang tebal serta berbulu.
Meskipun fenomena gynandromorphs ini telah ditemukan pada setidaknya 140 spesies lebah, kupu-kupu, dan burung, namun umumnya hanya terlihat setelah serangga sudah mati dan berada di museum.
Dalam kasus ini, para ilmuwan yang dipimpin oleh ahli serangga Erin Krichilsky dari Universitas Cornell sedang melakukan penelitian tentang ritme sirkadian pada Megalopta amoenae.
Ritme sirkandian merupakan proses internal dan alami yang mengatur siklus tidur-bangun yang diulangi kira-kira setiap 24 jam. Pada awal abad ke-20, ritme sirkadian diperhatikan dalam ritme waktu makan lebah.
Ini merupakan penemuan langka dan beruntung, karena mempelajari lebah gynandromorphic yang masih hidup tentu dapat membantu para ahli menemukan banyak hal tentang serangga menarik ini.
"Fenomena ini dapat menawarkan wawasan ke dalam evolusi ciri-ciri morfologis khusus, seperti morfologi kasta serangga sosial yang dimodifikasidan metode reproduksi baru," tulis para ilmuwan dalam penelitian.
Baca Juga: Rekomendasikan Empedu Beruang untuk Obati Covid-19, Beijing Dikecam
Sebuah penelitian pada tahun 2018 sebelumnya telah menjelaskan bagaimana fenomena ini muncul di lebah madu.
Penelitian menjelaskan jika telur dibuahi, itu akan menghasilkan lebah betina. Sementara telur yang tidak dibuahi menghasilkan jantan.
Akan tetapi, jika sperma dari individu kedua dan bahkan ketiga memasuki telur yang sudah dibuahi, embrio lebah yang awalnya betina itu dapat membelah menghasilkan jaringan jantan, dan pada akhirnya menjadi gynandromorph.
Ritme sirkandian yang diteliti para ilmuwan selama empat hari pada lebah gynandromorphic menunjukkan perilaku yang berbeda dengan lebah lainnya.
Lebah dengan kondisi ini cenderung bangun sedikit lebih awal daripada lebah jantan dan betina. Namun, periode aktivitas mirip dengan perilaku lebah betina.
Hal ini menunjukkan bahwa otak lebah gynandromorphic memiliki pensinyalan khusus jenis kelamin dan lebah tidak dapat mengintegrasikan keduanya.
Berita Terkait
-
Kandidat Obat Covid-19 Ditemukan Pada Tubuh Kelelawar Buah
-
Kelelawar Vampir Berbagi Darah lewat Ciuman ala French Kiss
-
Alih-alih Tangkal Virus Corona, Pemusnahan Kelelawar Justru Rugikan Alam
-
Disengat Segerombolan Lebah, Gadis 6 Tahun Langsung Meninggal Dunia
-
Teror Tawon Ndas, Sang Lebah Predator Pembunuh di Bekasi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
XLSMART Genjot Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan ke Seluruh Indonesia
-
HP Murah Terbaru Harga Cuma Sejutaan, Honor Play 70C Usung Desain Mirip iPhone 16 Pro
-
QRIS Indonesia - China Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan