Suara.com - Istilah "orang dalam" sudah sangat akrab di telinga masyarakat. Pengertian "orang dalam" yang dipahami publik, mengacu pada orang yang menjadi perantara dan dianggap bisa memudahkan urusan. Orang-orang tersebut bisa dari kerabat keluarga, tetangga, ataupun relasi yang dikenal dekat.
Penggunaan "Orang dalam" di Indonesia umumnya terjadi pada penentuan lulus atau tidaknya ketika melamar pekerjaan. Selama ini, banyak orang berpendapat memiliki "orang dalam" menguntungkan meskipun hal tersebut bukanlah sesuatu yang patut dilakukan.
Belakangan, seorang warganet membagikan pengalamannya bekerja lewat orang dalam. Ia menuliskannya pada kolom komentar pada salah satu video yang diunggah oleh Eza Hazami.
Pengalamannya itu pun dibagikan kembali oleh akun Twitter Eza Hazami @ezash pada 6 April dalam bentuk tangkapan layar. Menurut keterangan warganet yang tidak diketahui identitasnya itu, ia mengaku diterima bekerja lewat bantuan ayahnya.
Tetapi diterimanya ia lewat "orang dalam" justru membuat beban karena jika ia melakukan kesalahan, ayahnya pun akan mendapatkan akibatnya. Warganet itu bahkan dipantau oleh direktur perusahaan lewat CCTV.
"Saya kerja lewat orang dalam, ayah sendiri sih, dan ada jabatan juga. Tapi sumpah, itu malah jadi beban banget. Target nggak sesuai dan nggak semangat kerja aja, bokap langsung dipanggil sama direktur, padahal posisinya lagi training di produk baru. 3 bulan pertama selalu dipantau sama direktur lewat CCTV. Nggak, nggak enak. Beban guys," tulisnya.
Pengakuan itu pun menarik perhatian warganet. Tak sedikit warganet yang mengaku menolak kerja lewat orang dalam karena takut akan risiko yang harus dihadapi seperti ini.
"Nggak selamanya kerja lewat orang dalam enak ya, gaes. Ada risiko dan konsekuensi yang dihadapi," cuit pemilik akun @ezash dalam kolom keterangan.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 666 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
Baca Juga: Akibat Virus Corona, Wisuda di Jepang Digantikan dengan Robot
"Salah satu alasan nggak mau pake orang dalem. Berasa bawa beban lebih berat. Takut kalau kita salah, mencoreng nama orang yang bawa kita. Dan pasti itu nggak enak banget. Tapi ada yang bilangin sok-sokan nggak mau lewat orang dalem. Cari kerja itu susah," tulis akun @juliepuspita01.
"Jadi intinya kalau mau pake orang dalem tetep harus refleksi diri, kira-kira kita kompeten atau nggak. Nggak salah sebenernya pake orang dalem, namanya jalan kan ada macemnya, asalkan kita bener-bener layak dan kompeten aja sih," komentar @istrinyajonatan.
"Bener sih. Ini alasan mbakku juga nggak mau ngasih aku kerjaan walaupun doi sebenernya bisa wkwk. Disuruh usaha sendiri biar berkah," tambah @emivana.
"Karena pasti atasannya punya ekspektasi tinggi ke kita," ungkap @squirreeelll.
"Kagum sama direkturnya yang nggak nutup mata hanya karena relasi sih. Karena pekerja jalur orang dalem memang kualitasnya perlu dipertanyakan lagi," cuit @gyg890.
Berita Terkait
-
Jahat! 11 Ojol Ini Dapat Orderan Fiktif, Total Kerugian Hampir Rp 2 Juta
-
Anaknya Diberi Tugas Susah, Curhatan Emak-emak Ini Malah Bikin Ngakak
-
Waspada! Pengakuan Miris Warganet Layani Penjual Hand Sanitizer Abal-abal
-
Virus Versi Sad Boys, Tulisan Wabah Corona Ini Malah Bikin Baper
-
UN Ditiadakan, Warganet Tanya Nasib Skripsi ke Ridwan Kamil
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Cara Beli Paket Piala Dunia 2026 di FolaPlay, Tablet Rp2 Jutaan Terbaik
-
197 Ponsel Dapat Diskon di PRJ 2026: HP Murah Rp400 ribu, Flagship Cuma Rp3 Jutaan
-
Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?
-
Viral Mahfud MD Ungkap Dadan BGN Pantas Dihukum Mati: Potong Tangan Terlalu Ringan
-
70 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Juni 2026: Sikat Jersey CR7, Diamond, dan Gloo Wall
-
Cara Mendeteksi Alat Pelacak Tersembunyi Pakai HP Tanpa Aplikasi, Aktifkan Notifikasi Otomatis
-
Asus Chromebook CM32 Debut dengan Chip MediaTek dan Layar 2.5K, Baterai Tahan 13 Jam
-
Cara Aktifkan Paket Bola Gembira Full di FolaPlay untuk Nonton Piala Dunia 2026, Segini Harganya
-
Samsung Galaxy A27 Muncul di Situs Resmi, Konfigurasi Memori Terungkap
-
5 Game Baru Bertarung di Medan Perang September 2026, Hindari GTA 6