Suara.com - Satelit Nusantara Dua (Palapa N-1) milik PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dan Indosat gagal mengorbit pada Kamis malam (9/4/2020).
Meskipun Satelit Nusantara Dua telah meluncur dari Xichang Satellite Launch Center (XLSC) di Xichang, China, masalah terjadi setelah proses lift off. Tepatnya karena terjadi anomali ketika memasuki tahap pelepasan roket tingkat tiga, sehingga satelit tidak bisa mencapai orbit yang ditetapkan.
Namun, Satelit Nusantara Dua bukan hanya satu-satunya satelit milik Indonesia yang gagal mengorbit. Jauh sebelum itu, satelit berikut ini juga gagal menunaikan tugasnya.
Satelit Palapa B2
Satelit Palapa B2 meluncur pada 3 Februari 1984 dengan menumpangi wahana Challenger 4. Sayangnya, satelit milik Perumtel ini tidak bisa mencapai titik orbit yang ditentukan sehingga harus dan dijemput oleh STS-51A pada November 1984.
Di bawah bendera Satelindo, Satelit Palapa C1 meluncur pada 31 Januari 1996 dari Kennedy Space Center LC-36B, Amerika Serikat, untuk menempati slot orbit 113° BT dengan menumpangi wahana luncur Atlas-2AS.
Sayangnya, satelit ini gagal beroperasi sehingga harus diperbaiki sekaligus berganti status kepemilikan ke Hughes (perusahaan pembuat satelit) dan berganti nama menjadi HGS3.
Desember 2000, satelit ini disewa Kalitel, perusahaan telekomunikasi asal AS, untuk mengisi slot 50º BT dan menjadi Anatolia 1. Selanjutnya pada Agustus 2002, satelit ini disewa Pakistan di 38ºBT dan namanya berganti menjadi Paksat1.
Baca Juga: Baru Sadar, Dua Warganet Berbalas Cuitan Ini Ternyata Adik Kakak
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Persib Bandung Disanksi FIFA, Ferry Paulus Yakin Masalah Enteng Bakal Cepat Selesai
-
Cushion Apa yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless
-
Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak
-
Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan Besok 12 Agustus 2026, Hoki Ada di Depan Mata
-
Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Seukuran Paspor dan Bobot 201 Gram, Galaxy Z Fold8 Terasa Lebih Praktis Dibawa
-
Viral Video Lafalkan Al Quran demi Miras, Polisi Mulai Panggil Pihak Terkait
-
BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?
-
Jangan Beli Tiket Kereta di Aplikasi KAI, Lagi Eror Hingga Jam 11 Malam