Suara.com - Seorang mahasiswa kedokteran tahun keempat bernama Sean Doyle di Emory University, menjadi salah satu relawan yang melakukan uji coba vaksin virus Corona (Covid-19). Menariknya, lelaki berumur 31 tahun ini sebelumnya mengajukan diri untuk ikut pengujian vaksin Ebola pada dua setengah tahun lalu.
Dalam wawancaranya dengan Mother Jones pada 3 April, itu membuat Doyle menjalani dua percobaan vaksin sebanyak dua kali. Alasannya mendaftar sebagai sukarelawan uji vaksin adalah kontribusinya sebagai mahasiswa kedokteran saat ini, mengingat ia belum lulus dan tidak banyak yang bisa dilakukan.
Doyle mengaku dihubungi oleh pihak universitas untuk menjadi peserta dalam uji klinis ini karena ia telah menjadi peserta pengujian vaksin sebelumnya, dan mampu menyelesaikannya. Pihak Emory mungkin berpikir bahwa ia adalah calon pengujian yang baik untuk tes vaksin kali ini.
"Ketika pihak universitas pertama kali menghubungi, saya benar-benar bersemangat untuk berpartisipasi, terutama karena saya seorang mahasiswa kedokteran dan belajar tentang pengembangan vaksin serta manfaat potensial yang dapat dimiliki oleh vaksin ini," ucap Doyle, seperti dikutip laman Mother Jones, Senin (13/4/2020).
Meskipun teman dan keluarganya khawatir dengan pengujian kedua kali vaksin ini, mengingat tidak ada yang bisa menjamin bagaimana reaksi vaksin pada tubuh Doyle, ia mengaku paham dengan statistik tentang seberapa jarang reaksi yang sangat parah terjadi. Sehingga ia sendiri tidak terlalu khawatir terkena dampak negatif dalam uji coba ini.
Meskipun dihubungi oleh pihak Emory, Doyle tetap melalui proses penyaringan. Ia memberikan beberapa sampel darah dan mendapat banyak pertanyaan terkait riwayat kesehatan. Setelahnya, Doyle mendapat suntikan uji vaksin pertama pada 27 Maret lalu.
"Jujur saja, ini tidak sesulit uji coba vaksin Ebola, yang harus dilakukann selama rentang waktu sekitar 18 bulan. Saya pikir kali ini pengujian akan dilakukan sekitar 12 hingga 14 bulan. Untuk uji coba vaksin Ebola, mereka mengumpulkan lebih banyak sampel darah, dan ada lebih banyak kunjungan, sebagian karena kami menerima lebih banyak dosis vaksin selama uji coba itu," tambah Doyle.
Hasilnya belum dirilis karena pihak berwenang masih melakukan evaluasi terhadap sampel darah yang dikumpulkan. Tapi Dr. Anderson, salah satu dokter Emory yang memimpin uji coba vaksin virus Corona, mengatakan bahwa hasilnya akan segera dibagikan.
Selama mendapat vaksin Ebola sebelumnya, Doyle belum pernah mengalami efek samping apapun dari vaksin tersebut. Untuk saat ini, Doyle berharap semua orang yang telah mendaftar dalam uji coba vaksin COVID-19 ini dapat menyelesaikannya dengan baik.
Baca Juga: Bikin Jiwa Jomblo Bergetar, Warganet Ini Dapat Pesan Tak Terduga
Berita Terkait
-
Ramalan Terbaru Bill Gates soal Covid-19
-
Ilmuwan Sebut Vaksin Virus Corona Pertama Akan Siap September Mendatang?
-
WHO Kecam Wacana Ilmuwan Jadikan Afrika Tempat Uji Coba Vaksin COVID-19
-
Wabah Covid-19, Kapan Kita Hidup Normal Kembali? Ini Ramalan Bill Gates
-
Alhamdulillah, Ada Kabar Baik dalam Penelitian Vaksin COVID-19
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya
-
Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026
-
BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti
-
22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah
-
Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi