Suara.com - Pemimpin populis yang bermunculan di dunia - termasuk di Amerika serikat, Brasil, dan Indonesia – turut berkontribusi terhadap kegagalan skala global dalam merespons pandemi Covid-19 secara tepat. Resesi ekonomi dunia pun diperkirakan akan terjadi lebih cepat.
Per 9 April 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lebih dari 1,3 juta kasus COVID-19 dan sedikitnya 79.000 kematian di 212 negara dan teritorial.
Skenario terburuk adalah terjadinya pertumbuhan ekonomi negatif, termasuk di Asia Timur dan Pasifik.
Populisme dapat dipahami sebagai suatu ideologi yang memiliki dua dasar keyakinan:
Pertama, masyarakat anti-kemapanan (anti-establishment) terdiri atas dua kelompok bertentangan: rakyat (yang murni) dan para elit (yang korup).
Kedua, politik harus menyalurkan kehendak yang dimiliki rakyat.
Pemimpin populis meyakini bahwa mereka sejatinya adalah representasi kehendak rakyat dan karenanya, mereka dapat mewakili rakyat dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi.
Karena populisme hakikatnya adalah ideologi politik yang tipis, dan dapat dikombinasikan dengan ideologi politik kiri atau kanan, pemimpin jenis ini hadir dalam berbagai variasi.
Mereka dapat membangun wacana dengan mengidentifikasi ancaman sosial-budaya seperti isu pendatang, atau membangun narasi isolasi ekonomi atas asumsi bahwa globalisasi adalah ancaman sosial-ekonomi.
Baca Juga: Permenhub Soal Covid-19: Ojek Dibolehkan Bonceng Penumpang
Kami melihat bahwa di hampir semua spektrum politik, kepemimpinan populis memiliki sifat-sifat umum yang sama dalam menghadapi Covid-19: bias optimisme dan rasa puas diri, ambigu, dan anti-sains. Sifat-sifat ini membuat mereka tidak mampu memimpin dalam situasi krisis.
Saat ini negara adikuasa Amerika Serikat (AS) dipimpin oleh seorang populis dan cenderung kembali kepada kebijakan-kebijakan menutup diri. Situasi ini menempatkan keamanan kesehatan global dalam pertaruhan.
Merosotnya kepemimpinan AS di bawah Presiden Donald Trump telah menggerogoti pengelolaan pandemi dan membuat seluruh dunia dalam risiko.
1. Bias optimisme
Kita berharap bahwa pemimpin kita mampu mengantisipasi krisis lewat pemahaman dan tindakan yang dilakukan secara tepat.
Sayangnya, dalam pandemi ini, para pemimpin populis memiliki optimisme yang berlebihan dalam menilai kemampuan mereka merespons krisis.
Berita Terkait
-
Trump Mobile T1 Mulai Dikirim, Tapi Bikin Kecewa? Desain Berubah dan Ternyata Bukan Buatan AS
-
Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!
-
Trump Tunda Serangan ke Iran Usai Desakan Negara Teluk, Takut Dibalas Rudal Teheran
-
Menghindari Perangkap Thucydides: Alarm Xi Jinping untuk Trump
-
Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Trump Mobile T1 Mulai Dikirim, Tapi Bikin Kecewa? Desain Berubah dan Ternyata Bukan Buatan AS
-
Meta Tambah Fitur Keamanan Iklan di Threads, Pengiklan Kini Bisa Blokir Konten Sensitif
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 20 Mei 2026: Panen 100 Diamond Tanpa Top Up dan Item Langka
-
Teknologi LiDAR 4D Terbaru Diklaim Tingkatkan Akurasi Robot dan Kendaraan Otonom
-
5 HP Layar AMOLED Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Visual Jernih dan Support NFC
-
Microsoft Surface Laptop 8 dan Surface Pro Terbaru Resmi Meluncur, Usung Intel Core Ultra Series
-
Terpopuler: Top 4 HP RAM 12 GB Harga Rp2 Jutaan, Bocoran Honor Power 3 Baterai 12.000 mAh
-
5 HP Midrange Tecno 2026, Spek Gahar Harga Masih Ramah Kantong
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Mei 2026: Panen Gila-gilaan Kartu 115-117 dan Shards Gratis
-
Oppo Reno16 Resmi Meluncur 25 Mei, Bawa Kamera 200MP dan Aksesori Unik Bubble