Suara.com - Para ilmuwan di Xianwu Lab Tencent Security yang telah lama mempelajari biometrik selama bertahun-tahun dan melakukan analisis mendalam tentang fitur Face ID, menyebut ada cara untuk "melatih" iPhone agar mengenali pengguna meskipun menggunakan penutup atau masker.
Masker saat ini adalah sesuatu yang penting digunakan demi mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). Namun, fitur keamanan Face ID pada iPhone tidak dapat digunakan karena menutupi wajah penggunanya.
Menurut para ilmuwan, yang dibutuhkan pengguna adalah masker wajah, kemudian melipatnya menjadi dua bagian, di mana hanya satu sisi wajah yang akan tertutupi masker.
"Ambil masker wajah, lipat menjadi dua bagian, lalu satukan. Kemudian satukan dua tali pengait dan kenakan di salah satu telinga," ucap para ilmuwan, seperti dikutip laman Independent, Rabu (15/4/2020).
Setelah pengguna selesai menempatkan masker di satu sisi wajah, pengguna perlu mengakses Face ID di iPhone dan memilih opsi Reset Face ID atau menyiapkan tampilan alternatif.
Dalam sebuah video berdurasi sekitar 2 menit yang diunggah di situs Weixin, ilmuwan menunjukkan cara mengatur pengenalan wajah dengan memicu "gambar berbingkai bundar dari input wajah".
"Jika masker wajah ditampilkan pada layar ponsel, itu berarti masker wajah terlalu banyak. Pengguna secara bertahap dapat mengurangi gaya tarikan saat mengamati layar hingga gambar viewfinder melingkar dari masker wajah dapat dipicu," tambahnya.
Para ilmuwan mencatat teknik ini memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, bahkan pada model iPhone 11. Meski begitu, dalam beberapa kasus teknik ini mungkin tidak berfungsi. Tapi sejauh ini, teknik tersebut bekerja untuk model masker wajah lainnya, termasuk masker medis, masker N95, dan masker dengan katup pernapasan.
Baca Juga: Ucapan Terima Kasih Google Doodle pada Kurir Pengirim Barang
Berita Terkait
-
Terobosan, Aplikasi Ini Bantu Deteksi Pengenalan Wajah Pakai Masker
-
China Minta Warganya Berikan Data Pemindaian Wajah di Smartphone
-
Google Hentikan Penelitian Face Unlock Pixel 4, Kenapa?
-
Google Siap Bayar yang Siap Lakukan Uji Pemindai Wajah Pixel 4, Berminat?
-
Di Kota Ini Dilarang Penggunaan Teknologi Pengenalan Wajah
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa