Suara.com - China memberlakukan peraturan baru bagi setiap warga negaranya yang ingin mendaftarkan smartphone dengan operator telekomunikasi. Warga China harus mengirimkan data pemindaian wajah dari smartphone ke operator telekomunikasi tersebut.
Nantinya, oleh pihak operator data itu akan diberikan kepada pemerintah. Menurut laporan dari Channel News Asia, pengguna akan diminta untuk memindai wajah dari sisi ke sisi serta berkedip. Data yang dihasilkan akan dikaitkan dengan nama asli dalam catatan yang dimiliki pemerintah.
Peraturan ini disebut sebagai bagian dari bentuk inisiatif pemerintah China untuk mengikat nama asli warganya ke kehadiran online mereka.
Warga perlu memberikan bukti identitas asli mereka untuk mendaftar ke layanan telepon baru dan bahkan ketika mendaftar untuk jaringan media sosial seperti Weibo juga membutuhkan nama asli.
Dilansir laman Android Authority, hal ini dilakukan China sebagai upaya untuk melindungi hak dan kepentingan warga negara secara online.
Dalam pemeritahuan yang beredar juga tertulis, "Pemerintah akan terus meningkatkan pengawasan dan inspeksi, dan secara ketat mempromosikan pengelolaan pendaftaran nama asli untuk pengguna smartphone."
Selain data pemindaian wajah, perangkat lunak berbasis AI dan pengenalan wajah juga telah digunakan untuk pengawasan di China.
Berita Terkait
-
Nilai Pelamar, Perusahaan Ini Gunakan Pemindai Wajah AI
-
Google Hentikan Penelitian Face Unlock Pixel 4, Kenapa?
-
Google Siap Bayar yang Siap Lakukan Uji Pemindai Wajah Pixel 4, Berminat?
-
Di Kota Ini Dilarang Penggunaan Teknologi Pengenalan Wajah
-
Perawatan Kecantikan Bikin Wajah Kinclong, Ini Rahasianya
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Honor 600e Nongol di Geekbench Bawa Chipset MediaTek Terbaru, Seberapa Ngebut?
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 27 April 2026, Sikat Hadiah Skin hingga Bundle Gintoki
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 April 2026, Dapatkan Player OVR 112-114 Gratis
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Debut Mei, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Layar 185 Hz
-
Redmi Headphones Neo Muncul di Toko Online: Harga Kompetitif, Baterai Tahan 72 Jam
-
4 Tablet Terbaru Pesaing iPad Mini April 2026: Performa Kencang, AnTuTu Tembus 4 Juta
-
Harga Terjun Bebas! Ini 7 HP Flagship yang Turun Harga Drastis di April 2026
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 April 2026: Klaim Bundel Gintoki dan VSK94 Undersea
-
iPhone 15 Bisa Dipakai sampai Tahun Berapa? Intip Harga Terbaru April 2026
-
Rincian Update Crimson Desert: Ada 3 Mode Baru dan Peningkatan Gameplay