Suara.com - Beberapa wilayah di Pulau Jawa masuk ke dalam zona merah dalam persebaran virus Corona (Covid-19). Pemerintah menyediakan portal untuk mengecek persebaran virus di masing-masing wilayah.
Lewat website resmi tersebut, pengguna dapat mengetahui berapa banyak kasus yang terkonfirmasi, jumlah ODP, dan PDP di wilayah itu. Dihimpun dari pemberitaan Suara.com, berikut enam website resmi untuk mengecek persebaran virus Corona di Pulau Jawa:
1. DKI Jakarta
Bersama Dinas Kesehatan Jakarta, Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta, dan Jakarta Smart City, pemprov Jakarta meluncurkan situs untuk memudahkan informasi persebaran virus Corona.
Pengguna dapat mengeceknya di sini dan data yang ditampilkan pada laman tersebut merupakan data kasus terkonfirmasi dari Kementerian Kesehatan RI.
Sementara, data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) didapat dari data laporan Fasilitas Kesehatan di DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kemenkes RI.
Pada bagian atas website terdapat beberapa nomor yang dapat dihubungi untuk layanan Jakarta tanggap COVID-19.
Selain menampilkan data kasus terkonfirmasi di Jakarta, situs tersebut pun juga menampilkan data kasus secara nasional yang mencakup jumlah pasien yang dirawat, sembuh, dan meninggal.
2. Bogor
Baca Juga: Ilmuwan Oxford: Tidak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Akan Jadi Penyembuh?
Pemerintah Kota Bogor pun menyediakan situs website serupa dengan tautan berikut . Lewat situs tersebut pun terdapat nomor yang dapat dihubungi untuk layanan tanggap Covid-19 di Kota Bogor.
Meski memiliki tampilan yang berbeda, situs ini juga menampilkan kasus terkonfirmasi di Bogor, PDP, ODP, dan bahkan OTG (Orang Tanpa Gejala).
Tak hanya itu, pemerintah juga menyediakan peta Kota Bogor dengan titik penyebaran pada lokasi kelurahan pasien. Pengguna dapat memperbesar peta dan melihat data yang lebih rinci dengan titik warna merah sebagai tanda kasus positif, titik kuning PDP, dan titik biru ODP.
Berita Terkait
-
Cara Membuat Website Sendiri, Mudah dan Cepat!
-
Resmi! Pemerintah: Puncak Wabah Corona Bulan Mei, Capai 95.000 Orang
-
10 Negara dengan Kasus Corona Tertinggi: Amerika Teratas, Indonesia?
-
Cegah Penyebaran Virus Corona di Rumah, Ahli Sarankan Buka Jendela
-
Penelitian Baru Ungkap Virus Corona Bisa Bertahan Hidup di Sol Sepatu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
iQOO 15R dan iQOO Z11x Masuk ke Asia Tenggara: Usung Layar Mewah, Kamera 200 MP
-
7 HP AMOLED 120Hz RAM 8 GB Terbaik 2026, Hanya Rp2 Jutaan Siap Libas Game Berat
-
POCO C81 dan Redmi A7 Pro Siap Masuk ke Indonesia: HP Murah dengan Baterai Jumbo
-
28 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Februari: Klaim Diamond, Voucher Sukuna, dan Fist Skin
-
Harga Huawei Nova 14i Terungkap, HP Murah Anyar dengan Baterai 7.000 mAh
-
40 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 Februari: Klaim Musiala 116 Gratis dan Bek 115-117
-
Roster RRQ untuk MPL ID Season 17 Terungkap, Siap Bangkit di Musim Baru?
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 1 Februari: Raih Item Stellar Sea dan Groza Yuji
-
7 Tablet Rasa Laptop Spek Dewa Harga di Bawah Rp3 Juta: Layar OLED Lebar, RAM 12 GB
-
4 Rekomendasi HP Android dengan Memori 512 GB, Tak Perlu Repot Hapus Foto Lagi