Suara.com - Penelitian baru yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebutkan bahwa virus Corona (Covid-19) dapat bertahan hidup di bawah sol sepatu, dan berisiko dibawa serta menyebar di sekitar rumah sakit oleh staf medis.
CDC mencatat bahwa setengah dari sampel yang diambil dari sol sepatu petugas medis di Unit Perawatan Intensif (ICU) sebuah rumah sakit di Wuhan, China, dinyatakan positif terpapar Covid-19. Penemuan itu menunjukkan bahwa sol sepatu petugas kesehatan bisa menjadi pembawa penyakit.
"Selain itu, ketika petugas medis berjalan di sekitar bangsal rumah sakit, virus dapat dilacak di seluruh lantai, seperti yang ditunjukkan oleh tingkat kepositifan 100 persen adanya virus Corona pada lantai di apotek. Padahal tempat itu tidak merawat pasien," tulis para ilmuwan.
Dalam penelitian yang dilakukan pada 19 Februari hingga 2 Maret 2020 ini, para ilmuwan juga menemukan bahwa virus disebarkan secara luas di lantai, mouse komputer, tempat sampah, dan pegangan sisi ranjang pasien.
Penelitian tersebut menyoroti pentingnya pengetahuan tentang sejauh mana virus dapat mengontaminasi lingkungan di bangsal rumah sakit, untuk meningkatkan praktik keselamatan bagi petugas medis dan menjawab pertanyaan tentang transmisi Covid-19 di antara masyarakat.
"Karena itu kami sangat merekomendasikan untuk mendisinfeksi sol sepatu sebelum berjalan keluar dari bangsal yang merawat pasien Covid-19," tambah para ilmuwan dalam laporan tersebut, seperti dikutip laman Independent, Selasa (14/4/2020).
Bulan lalu, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa virus Corona dapat bertahan di permukaan tertentu, seperti plastik dan stainless steel hingga tiga hari.
Para ahli kesehatan juga telah menyarankan bahwa setiap orang harus tetap menjaga jarak setidaknya 1,8 meter satu sama lain untuk mencegah penyebaran virus.
Para ilmuwan pun memperingatkan dalam penelitian baru bahwa virus Corona dapat dideteksi di udara hingga 13 kaki atau sekitar 3,9 meter dari pasien, sehingga menyarankan untuk menjaga jarak transmisi maksimum antar individu hingga empat meter.
Baca Juga: Virus Corona Bermutasi, Ilmuwan Khawatir Pengembangan Vaksin Sia-sia
Meski begitu, para ilmuwan mencatat bahwa penelitian ini memiliki celah yang masih harus dilakukan pengujian lebih lanjut, salah satunya adalah hasil uji asam nukleat tidak menunjukkan jumlah virus yang berpotensi dapat terus bertahan hidup.
Penelitian yang menyebutkan bahwa virus Corona dapat ditularkan oleh aerosol pun masih kontroversial dan risiko paparan untuk kontak dekat belum dievaluasi secara sistematis.
Berita Terkait
-
Virus Corona di China Naik Lagi, Tembus 100 Kasus Dalam Sehari
-
Waspada! 5 Minggu Lagi Puncak Penyebaran Wabah Corona di Indonesia
-
CDC Sebut Virus Corona Bisa Menyebar di Udara Hingga Jarak 4 Meter
-
Musim Panas Tidak Berpengaruh pada Penularan Covid-19?
-
Bukan Pandemi COVID-19, Justru Ini Bencana Mengerikan yang Menghantui Bumi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
42 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Februari 2026: Ada 15.000 Gems dan TOTY 115-117
-
Bidik Puncak Pasar Elektronik Nasional, AQUA Elektronik Pasang Target Jadi Nomor Satu di Indonesia
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Februari: Klaim Diamond, Puma Speedster, dan Efek Jujutsu
-
Registrasi SIM Card Pakai Biometrik, Nasib Pengguna HP Jadul Dipertanyakan
-
Xiaomi Siapkan HP Baru dengan Baterai 8.500 mAh, Pakai Chip Flagship MediaTek Anyar
-
5 HP Murah di Bawah Rp1 Juta untuk Driver Ojol, Baterai Awet Dipakai Narik Seharian
-
Advan Macha Watch Resmi Rilis, Jam Tangan Murah Harga Rp 600 Ribuan
-
Terpopuler: Smartwatch Murah Alternatif Xiaomi, Kenapa iPhone Worth Buying?