Suara.com - Kematian di seluruh dunia dari virus mematikan mencapai setidaknya 169.967 pada Senin malam (20/4/2020). Data ini disusun oleh Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit Eropa.
Ini menunjukkan angka-angka di beberapa negara, dilacak sejak titik di mana mereka mencatat lebih dari 10 kematian sehari.
Dikutip Express.co.uk, Selasa (21/4/2020), Sky News menganalisis data untuk menunjukkan bagaimana masing-masing negara telah melihat langkah sosial mereka yang mempengaruhi jumlah korban jiwa mereka.
Negara yang berbeda telah melaporkan data berbeda, berdasarkan metodologi mereka, jadi disarankan berhati-hati ketika membandingkan angka. Data menunjukkan bahwa Inggris mulai melihat dataran tinggi tingkat kematian.
Pada Senin (20/4/2020), tercatatkan 449 kematian baru dari virus corona. Dibandingkan dengan minggu sebelumnya, 13 April, negara itu mengalami 717 kematian baru.
Ini adalah hari kedua berturut-turut bahwa jumlah kematian turun secara dramatis, sebelumnya duduk di lebih dari 800 sehari selama beberapa hari.
Inggris adalah satu dari lima negara yang telah melaporkan korban tewas lebih dari 10.000 orang. Wakil kepala penasihat ilmiah Profesor Anglea McLean berbicara pada konferensi pers Downing Street dan mengatakan tingkat infeksi "cukup stabil dan datar".
Dia mengatakan bahwa jumlah yang dirawat di rumah sakit untuk penyakit ini juga stabil di seluruh negeri, setelah jatuh di London selama tujuh hari terakhir.
Angka kematian tertinggal sekitar dua minggu di belakang tingkat infeksi karena masa inkubasi virus. Negara-negara lain mengalami penurunan angka kematian.
Baca Juga: Ucapan Selamat Hari Kartini Jadi Trending Twitter
Italia, negara Eropa pertama yang sangat dipengaruhi oleh virus corona, telah mengalami dua minggu penurunan konsisten dalam tingkat kematiannya. Puncak krisis Italia pada 27 Maret, negara itu mengalami 919 kematian.
Namun, 19 April mengalami 433 kematian, setengah dari jumlah puncaknya. Hal ini menunjukkan tanda-tanda perlambatan besar. Ini telah mencatat jumlah kematian tertinggi kedua di dunia di lebih dari 23.600 orang.
Amerika Serikat saat ini adalah negara yang paling terkena dampak di dunia, mencatat kasus Covid-19 tertinggi yaitu 789.234.
Berlawanan dengan penurunan Eropa, AS masih melihat peningkatan yang konstan dalam jumlah kematian, dengan 20 April melihat 1.723 kematian.
Beberapa negara telah mulai melihat tingkat mereka lambat: New York, episentrum epidemi AS, melaporkan 631 kematian pada Senin lalu.
Secara keseluruhan, kematian harian baru telah jatuh ke tingkat yang sama dengan 10 hari lalu. Kondisi ini menunjukkan negara itu bisa membuat kemajuan dalam meratakan kurva.
Berita Terkait
-
Klaim Tingkat Kematian Virus Corona Tidak Besar, Profesor Tuai Kontroversi
-
Melonjak Drastis, Kematian karena Virus Corona di New York Tembus 10 Ribu!
-
1,5 Bulan Lagi Puncak Pandemi Virus Corona di Indonesia
-
5 Negara dengan Kasus Corona Covid-19 Tertinggi, Amerika Menggeser China!
-
Kematian Corona DKI di Atas Global, Anies ke Maruf: Sangat Mengkhawatirkan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan
-
Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330
-
Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact
-
Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga
-
LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor
-
4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
-
Vivo X Fold 6 Siap Guncang Pasar HP Lipat, Kamera 200 MP dan Baterai 6.900 mAh Jadi Andalan
-
Saat Sepak Bola Bertemu Teknologi, SSD Edisi Argentina Hadir untuk Era Konten Digital
-
4 Rekomendasi Smartwatch Desain Stylish, Cocok buat Olahraga atau Nongkrong
-
Dari Narik Ojol ke Bangku Kuliah, Gojek Berangkatkan Mitra Driver Kuliah Gratis di UI hingga UGM