Dalam pendekatan HCT, para sukarelawan tidak akan dibiarkan begitu saja tetapi mereka akan dengan sengaja dipapari virus corona baru sehingga kemanjuran calon vaksin lebih cepat diketahui.
Pro dan kontra
HCT sendiri bukan hal baru dalam dunia vaksin. Edward Jenner, penemu vaksin asal Inggris, juga menggunakan pendekatan ini saat membuat vaksin cacar pertama di dunia pada 1796. Ia dengan sengaja memaparkan virus cacar ke anak tukang kebunnya yang baru berusia 8 tahun.
Dewasa ini pengembangan vaksin dengan pendektan HCT masih dilakukan, tetapi hanya untuk jenis penyakit yang tidak parah. Beberapa vaksin yang baru-baru ini dikembangkan dengan metode HCT adalah vaksin demam berdarah dan vaksin tifoid.
Negara-negara di dunia juga punya kebijakan berbeda soal HCT. Inggris, misalnya, HCT tidak dianggap tabu. Tetapi AS, pendekatan HCT dianggap terlalu berisiko.
Tetapi di tengah wabah Covid-19, sebanyak 35 anggota kongres AS telah meneken surat pernyataan berisi dorongan agar lembaga regulator obat-obatan (FDA) memberi izin dilakukan metode HTC dalam pengembangan vaksin Covid-19.
Mereka yang menentang HCT mengatakan masih banyak yang tak diketahui soal Covid-19. Mereka juga mengatakan vaksin tertentu malah bisa memicu penyakit, ketimbang mencegahnya. Sebagian mempermasalahkan etika, karena virus corona dengan sengaja diberikan ke orang sehat.
Menurut Eyal, di sisi lain, HCT punya setidaknya tiga kelebihan Pertama, jumlah sukarelawan sangat rendah (sekitar 100 sampai 200 orang), sehingga jika mereka sakit masih bisa dengan mudah ditangani oleh rumah sakit.
Kedua, risiko komplikasi akibat vaksin lebih rendah karena sukarelawan ditempatkan dalam isolasi dan diamati secara ketat. Ketiga, para sukarelawan sadar mereka tidak akan menyebarkan virus ke orang lain, termasuk orang-orang yang mereka kasihi.
Baca Juga: Inggris Dukung Ketersediaan Vaksin COVID-19 untuk Dunia
Selain itu, jelas Eyal, pengembangan vaksin beberapa tahun terakhir sering kali terhenti di tengah jalan karena wabah yang melanda berhasil ditangani lebih cepat. Contohnya saja ketika terjadi wabah Ebola dan Sars.
"Saat ini di China wabah Covid-19 sudah mulai turun dan belum diketahui apakah masih ada sukarelawan untuk menguji vaksin ini. Dalam pendekatan HCT, hasil akan diraih dalam waktu singkat," tegas dia.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
I.League Cabut Larangan Suporter Tandang, Pertama Sejak Tragedi Kanjuruhan
-
Kronologi Lengkap Sengketa Persib vs Robert Rene Alberts yang Berujung Sanksi FIFA
-
'Indonesia Bukan Barak Militer!' Klaim Tangguang Jawab Kamtibmas Panglima TNI Dianggap Berbahaya
-
Pacu Jalur 2026 Tanpa Hiburan Artis, Pemerintah Pusat Cuma Bantu Rp100 Juta
-
IHSG Ijo Lagi Pagi ini di Level 6.200. Saham GIAA Mulai Dijual
-
Tata Cara Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026: Urutan Bacaan Surat, Niat, dan Doa Lengkap
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto