Suara.com - Ilmuwan mengklaim menemukan keanehan pada Matahari, yang cahayanya menjadi lebih 'diam' daripada biasanya.
Dalam penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Science, ilmuwan menyebut, sumber cahaya Bumi itu terindikasi lebih 'diam' ketimbang bintang-bintang sejenis.
Untuk mengetahui keanehan ini, mereka memanfaatkan data dari Keppler Space Telescope untuk membandingkan terang Matahari dan bintang sepertinya di alam semesta.
Berdasarkan fluktuasi kecerahan sinarnya, Matahari tampak kurang aktif, jika dibandingkan dengan sebelumnya. Dari 369 sampel bintang seperti Matahari, ilmuwan mengungkap bahwa mereka pada umumnya mengalami fluktuasi kecerahan 5 kali lebih kuat dari Matahari dalam perhitungan selama 140 hari.
"Kami sangat terkejut bahwa kebanyakan bintang yang seperti Matahari jauh lebih aktif daripada Matahari," kata Dr Alexander Saphiro, ilmuwan dari he Max Planck Institute for Solar System Research (MPS), sebagaimana dikutip laman Independent, Minggu (3/5/2020).
Selanjutnya, sampel bintang sejenis Matahari itu dipilih berdasarkan suhu permukaan, usia, dan periode rotasi yang sama. Meski keanehan sudah ditemukan, namun mereka belum dapat memastikan alasan kejanggalan Matahari tersebut.
Sedangkan merujuk pada riset berbagai elemen, seperti lingkar pohon atau rekaman fosil, diketahui pula bahwa Matahari berada dalam kondisinya saat ini setidaknya selama 9.000 tahun.
Tapi ilmuwan tidak mengetahui apakah situasi yang sama pernah terjadi di masa sebelumnya dan ataukah keadaan ini hanya berlangsung temporer.
"Dibandingkan umur Matahari, 9.000 tahun seperti kedipan mata. Matahari kita hampir 4,6 miliar tahun usianya. Bisa dibayangkan bahwa Matahari mengalami fase sunyi ini beribu-ribu tahun," tutup ahli astrofisika Timo Reinhold.
Baca Juga: Kehabisan Gelas, Penampakan Tempat Minuman Ini Bikin Ngakak
Berita Terkait
-
Astronom: Aktivitas Matahari Lebih Lemah Dibanding Bintang Lain
-
Ilmuwan Sebut 2020 Jadi Tahun Bersuhu Terpanas Satu Dekade Terakhir
-
Berumur 3.600 Tahun, Lukisan Monyet Biru Ini Menarik Perhatian Ilmuwan
-
Ilmuwan Ungkap Bahan Terbaik Membuat Masker Wajah di Rumah
-
Ilmuwan Sebut Asal Mula Bahasa Manusia Muncul 25 Juta Tahun Lalu
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung 28 Agustus 2026, Kehidupan Terasa Lebih Mudah Mulai Hari Ini
-
Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor