Suara.com - Para lelaki yang menerima terapi kekurangan androgen (ADT) untuk kanker prostat kemungkinan lebih kecil, terkena infeksi virus Corona (Covid-19). Pengamatan ini bisa membantu menjelaskan mengapa lelaki dua kali lebih berisiko terinfeksi virus dan meninggal daripada perempuan.
Profesor Andrea Alimonti dari Università della Svizzera Italiana di Swiss mengungkapkan pendapatnya, mengapa lebih banyak lelaki yang meninggal karena Covid-19 daripada perempuan.
Kanker prostat sering diobati dengan ADT, yang mencegah produksi testosteron atau memblokir pengikatannya dengan reseptor, karena kanker tumbuh pada hormon lelaki. Jika hormon-homon yang dikenal sebagai androgen ini adalah masalahnya, penggunaan ADT dapat menyelamatkan nyawa.
Alimonti mengatakan bahwa kanker, termasuk kanker prostat, adalah faktor risiko untuk didiagnosis Covid-19 di wilayah Vento, Italia.
Lelaki yang memiliki kanker 1,8 kali lebih berisiko didiagnosis terinfeksi Covid-19 dibandingkan lelaki yang tidak memiliki kanker. Tetapi hal ini terbalik untuk lelaki yang menggunakan ADT.
Di antara lelaki dengan kanker prostat yang tidak menggunakan ADT, tingkat infeksi adalah 0,31 persen. Sementara lebih dari 5.000 orang yang menggunakan ADT, angka persentasi seperempatnya.
Selain itu, seperenam pasien kanker, termasuk kanker prostat, yang menderita Covid-19 meninggal dunia. Tetapi lelaki dengan kanker yang menggunakan ADT selamat.
"Kami telah menemukan bahwa pasien yang dirawat dengan ADT untuk kanker prostat bisa mengurangi kematian Covid-19, meskipun semua pasien dengan kanker memiliki risiko lebih besar terinfeksi Covid-19 daripada pasien tanpa kanker," ucap Alimonti dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip laman IFL Science, Kamis (7/5/2020).
Lelaki dengan gejala Covid-19 yang parah mungkin bersedia untuk mencoba apa saja dengan harapan bertahan hidup, tetapi Alimonti tampaknya menyarankan sesuatu yang cukup radikal.
Baca Juga: Spesies Langka, Kucing Liar Terkecil di Dunia Lahir di Inggris
Alimonti mengusulkan bagi pasien yang berisiko terbesar terkena virus Corona, menggunakan ADT sampai pandemi ini berlalu. Meskipun Alimonti meyakinkan bahwa kadar testosteron akan kembali normal setelah pasien berhenti menggunakan ADT, tetapi tidak semua lelaki dapat menerimanya, mengingat bentuk paling umum dari ADT juga dikenal sebagai pengebirian bahan kimia.
Berita Terkait
-
Ilmuwan Ungkap Misteri Penyebab Ledakan Terbesar di Dunia
-
Ilmuwan Deteksi Aktivitas Tektonik di Bulan, Pertanda Baik atau Buruk?
-
Ekspedisi Ini Temukan Ventilasi Hidrotermal di Dasar Laut, Bahayakah?
-
Ilmuwan Peringatkan Manusia jika Tidak Ingin Alami Pandemi Lebih Buruk
-
Ilmuwan Ungkap Lokasi Paling Berbahaya Sepanjang Sejarah Bumi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
7 Penyebab HP Cepat Panas Kayak Setrikaan dan Cara Mengatasinya
-
Terpopuler: Spesifikasi Pesawat ATR 42-500, Daftar Promo HP Imlek 2026
-
24 Kode Redeem FF 18 Januari 2026, Bocoran Skin Tinju Yuji Itadori
-
22 Kode Redeem FC Mobile 18 Januari 2026, Zico 117 Overpowered Menantimu
-
5 HP dengan Kamera Stabilizer OIS Harga Rp1 Jutaan, Jagonya Foto dan Video
-
MediaTek Ungkap Cara Agentic AI Mempermudah Kehidupan dan Produktivitas
-
Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy A07 5G, Apa Beda dari Series 4G?
-
7 HP Vivo dengan Kamera Jernih untuk Foto Keluarga, Mulai dari Rp1 Jutaan
-
MediaTek Dimensity 9500s dan Dimensity 8500, Hadir Membawa Teknologi AI dan Ray Tracing Unggulan
-
Pesawat ATR 42-500 Buatan Mana? Cek Spesifikasi Lengkapnya