Suara.com - Program belajar di rumah dimanfaatkan TikTok meluncurkan program #SamaSamaBelajar. Aplikasi video singkat ini ingin menemukan cara untuk membuat belajar menyenangkan di tengan pandemi Covid-19.
"Konten edukasi yang kreatif di platform seperti TikTok dapat membantu. Melalui #SamaSamaBelajar, kami akan menyediakan dukungan terhadap pendidik, tenaga ahli profesional, dan nirlaba yang kemampuan dan keahliannya dapat membantu menyebarkan informasi edukasi dan materi yang berguna dalam format pembelajaran jarak jauh yang mudah dicerna,” kata Donny Eryastha, Head of Public Policy, TikTok Indonesia, Malaysia, dan Filipina pada video conference belum lama ini.
Dia menambahkan, diharapkan dengan melihat video singkat TikTok, dapat menjadi alat untuk konten edukasi yang interaktif serta menarik. Program #SamaSamaBelajar bertujuan memberdayakan sektor pendidikan di Indonesia dan akan menjadi gebrakan baru dalam memberikan kegiatan belajar yang berbeda.
Program ini diluncurkan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, akan berlangsung hingga 2021, dan menawarkan serangkaian kegiatan untuk memperkaya pengetahuan serta menginspirasi orang lain untuk berbagi konten berbasis edukasi.
Berdasarkan Data Statistik Pendidikan Indonesia tahun 2018/2019, sebanyak 71.48 persen pelajar yang di rentang usia 5-24 tahun, atau disebut juga generasi Z, tercatat sebagai pengguna telepon selular dan 53.06 persen tercatat sebagai pengguna internet. Riset dari berbagai penyedia layanan telekomunikasi juga mencatat peningkatan hingga 15-30 persen terhadap penggunaan internet selama pandemi.
Hingga kini, tagar #SamaSamaBelajar telah ditonton lebih dari 300 juta kali, dengan topik mulai dari teknologi, bahasa asing, kesehatan, kebudayaan, matematika, hingga tips menarik.
Bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, TikTok akan mengadakan serangkaian lokakarya dengan topik keamanan digital serta pengembangan konten kreatif untuk 3000 mahasiswa dan pelajar SMA di 15 kota di Indonesia, hingga tahun 2021. Lokakarya pertama telah diadakan di Bandung pada Februari 2020, dan akan dilanjutkan di kota-kota lainnya jika situasi sudah kondusif.
"Misi kami adalah untuk menginspirasi kreativitas dan membawa kebahagiaan. TikTok tidak sekedar untuk joget-joget, tapi banyak ilmu yang bisa didapat," kata Donny.
Baca Juga: Sumber Penyebaran Covid-19 di AS Berasal dari Salon Kuku?
Berita Terkait
-
Borong Makanan Antisipasi Lockdown, Isi Rumah Ini Bikin Warganet Melongo
-
TikTok Makin Bersinar, Sudah Diunduh Lebih dari 2 Miliar Kali
-
Video Mie Instan Aesthetic Terniat, Nggak Kalah Kece dari Iklan di TV
-
Demi Konten TikTok, Siti Badriah dan Suami Dilatih Dancer Profesional
-
Mulai 30 April, TikTok Larang Anak di bawah 16 Tahun Gunakan DM
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?