Suara.com - Pria bernama R Chandrasekhar menggugat raksasa teknologi Alphabet, Google Maps ke pengadilan karena merusak hubungannya dengan sang istri.
Pria tersebut menyalahkan fitur aplikasi ''Timeline Anda'' pada Google Maps, karena hal tersebut membuat istrinya menanyainya tentang semua tempat yang diduga pernah ia kunjungi.
Dilansir dari laman Odditycentral, ia merasa kesulitas tiap kali menjelaskan pada istrinya mengenai tempat-tempat yang secara rutin dilaporkan Google Maps.
Chandrasekhar mengatakan pada The News Minute, selama beberapa bulan terakhir, istrinya menerus memindai fitur ''Timeline Anda'' di Google Maps dan menolak untuk membiarkannya tidur lalu tetap mempertanyakan di mana dirinya berada.
Lalu ia mengunjungi kantor polisi setempat untuk mengajukan keluhannya terhadap perusahaan Google karena menyebabkan perselisihan dirinya dan istrinya.
Pria asal India tersebut meminta kompensasi atas kesulitas yang harus dilaluinya karena Google Maps.
''Google menyebabkan perselisihan dalam kehidupan keluarga saya. Jadi saya meminta Anda untuk mengambil tindakan terhadap Google dan memastikan keadilan bagi saya. Saya juga meminta Google memberi saya kompensasi karena menyebabkan begitu banyak perselisihan." kata Chandrasekhar.
Polisi yang mendapatkan laporan tersebut belum menindaklanjuti, namun sebagai petugas solusi paling mungkin yang bisa dilakukan adalah memanggila pasangan suami istri tersebut untuk konseling.
Google Maps memang merinci kegiatan dan lokasi penggunannya selama satu bulan, apalagi jika menyinggahi tempat-tempat baru.
Baca Juga: Penyekatan Jadi Hal Baru, Tugas Kemenhub Biasanya Lancarkan Arus Lalin
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja