Suara.com - Lantaran terus berselisih paham dengan sang istri, seorang pria asal Mayiladuthurai, India, menggugat Google Maps.
Melansir News Minutes, Selasa (26/5/2020), R Chandrasekhar menuding Google Maps sebagai penyebab dibalik kurang harmonisnya hubungan rumah tangga dengan sang istri.
Chandrasekhar menyebut Google Maps memuat data lokasi yang tak pernah ia kunjungi. Kesalahan informasi memicu pertengkaran dengan istrinya yang dikatakan secara rutin meninjau tempat yang dikunjungi pria berusia 49 tahun ini melalui aplikasi tersebut.
Dalam berkas keluhan yang dibawa ke kepolisian setempat pada Kamis (21/5) lalu, Chandrasekhar mengatakan telah mengalami kesulitan emosional, masalah keluarga, kekerasan keluarga, dan penyiksaan karena infromasi yang salag soal keberadaannya di aplikasi.
"Selama beberapa bulan terakhir, istri sata terus-menerus memindai fitur 'Timeline Anda' di Google Maps dan tak membiarkan saya tidur dengan mempertanyakan di mana saya berada. Dia terus-menerus memikirkan hal ini, yang berpengaruh ke anggota keluarga lain," ujar dia dalam berkas laporan.
Ia menambahkan, Google Maps pada 20 Mei lalu, pernah memuat informasi keberadaan yang tak pernah Chandrasekhar kunjungi. Hal ini semakin menambah rumit permasalahan rumah tangganya.
Tak bisa menyakinkan sang istri soal lokasi yang tak ia kunjungi, pria ini lantas menyebut sang istri lebih memercayai Google Maps, dibandingkan keluarga, kerabat, teman, hingga penasihat keduanya yang telah memberikan saran.
"Ia percaya Google lebih dari hal lain. Google menyebabkan perselisihan dalam kehidupan keluarga saya. Jadi saya meminta Anda untuk mengambil tindakan terhadap Google dan memastikan keadilan bagi saya," imbuhnya dalam keterangan.
"Saya juga meminta Google memberi saya kompensasi karena menyebabkan begitu banyak perselisihan," sambungnya.
Baca Juga: Tak Puas Berkarier di AS, Dita Karang Temukan Panggilan Jiwa di Korsel
Petugas investigasi kepolisian K Singaravelu, mengatakan pihaknya belum berencana menindaklanjuti gugatan dari Chandrasekhar.
"Kami sedang mempertimbangakan untuk memanggil suami dan istri untuk menasihati mereka," ujar Singaravelu.
"Jika itu tidak berhasil, kami akab melihat langkah apa yang tepat untuk diambil," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual