Suara.com - Game MOBA League of Legends dipastikan akan meluncur ke mobile. Yakni dengan judul League of Legends Wild Rift. Riot Games sendiri telah menyiapkan alpha test untuk game MOBA ini.
League of Legends Wild Rift ini memang telah dinanti-nantikan kehadirannya. Mengingat League of Legends Wild Rift akan membawa nama besar game MOBA ternama dari PC ke mobile.
Nama besar League of Legends pasti membuat banyak gamer mengantisipasi game Android dan iOS ini. Tapi kapan akan dihadirkan ke pasar?
Sayangnya, final rilis dari League of Legends Wild Rift masih belum diungkap kapan. Namun sebelumnya, Riot Games telah menyiapkan alpha test di Android.
Dikutip HiTekno.com dari IGN, Riot Games akan membuka alpha test untuk League of Legends Wild Rift pada Juni 2020 mendatang.
Dikabarkan kalau alpha test ini akan berlangsung dari 6 Juni hingga 27 Juni 2020 mendatang. Sebagai alpha test, pasti tidak dibukan secara global.
Dalam pengujian ini, League of Legends Wild Rift akan dihadirkan terlebih dulu untuk region Brasil dan Filipina dan hanya sebagai game Android.
Pengguna iPhone dan player di region lain harus lebih sabar sampai Riot Games membuka League of Legends Wild Rift untuk lebih luas nantinya.
Dalam alpha test ini, tidak semua champions League of Legends akan dihadirkan. Berikut beberapa yang bisa dimainkkan seama alpha test.
Baca Juga: Galang Donasi, Riot Games Gelar Streaming League of Legends Selama 48 Jam
- Ahri
- Master Yi
- Lux
- Annie
- Garen
- Fiora
- Vi
- Blitzcrank
- Camille
- Jhin
- Ezreal
- Janna
- Soraka
- Nami
- Nasus
- Braum
- Miss Fortune
- Graves
- Jinx
- Alistar
- Olaf
- Gragas
- Jax
- Malphite
- Shyvana
- Aurelion Sol
- Orianna
- Fizz
- Ashe
- Tryndamere
- Twisted Fate
- Vayne
- Xin Zhao
- Zed
- Yasuo
- Ziggs
Selain itu, Riot Games juga membagikan smartphone seperti apa yang bisa memainkan game MOBA ini dalam alpha test League of Legends Wild Rift.
Berikut spesifikasi smartphone Android untuk bisa memainkan League of Legends Wild Rift selama alpha test:
- CPU: 8 Core, 1,5 GHz atau keatas, 64-bit prosesor
- RAM: 3 GB atau lebih
- Resolusi: 1280x720 atau lebih.
Berbeda dengan alpha test, IGN memperkirakan game MOBA ini akan punya spesifikasi yang lebih rendah sebagai game Android dan iOS.
Android:
- CPU: 4 core, 1,5 GHz atau lebih, 32-bit atau 64-bit prosesor
- RAM: 1,5 GB atau lebih
- Resolusi: 1280x720 atau lebih
iOS:
- iPhone 6 atau lebih
Sudah tidak sabar untuk menjajal League of Legends Wild Rift ini? Tunggu dulu, Riot Games baru membuka alpha test untuk Filipina dan Brasil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?