Suara.com - Kematian seekor gajah bunting karena memakan nanas berisi kembang api di India telah memicu kemarah publik, demikian dilaporkan South China Morning Post.
Gajah betina berusia 15 tahun di Negara Bagian Kerala itu diduga telah memakan nanas berisi petasan yang diberikan oleh warga desa di Taman Nasional Sillent Valley. Warga setempat memang sering menggunakan nanas berisi petasan sebagai umpan untuk babi hutan.
"Rahangnya patah dan tak bisa makan setelah ia mengunyah nanas dan petasan itu meledak dalam mulutnya," kata Surendrakumar dari badan konvervasi setempat.
"Jelas, dia diberi nenas berisi petasan untuk membunuhnya," imbuh Surendrakumar.
Gajah betina yang sedang bunting itu mati pada 27 Mei di sungai Velliyar. Para petugas jagawana membawa bangkainya untuk diautopsi dan setelahnya dikubur di tengah hutan.
Kini pihak berwenang sedang mencari pelaku yang tega membunuh gajah dengan nanas berisi petasan tersebut.
"Kami yakin akan bisa menemukan pelaku kejahatan ini," kata Samuel Pachuau, salah pejabat pada Taman Nasional Silen Valley.
Insiden ini sendiri memicu kemarahan di Kerala, negara bagian yang menggunakan gambar dua ekor gajah pada logo resmi pemerintahnya.
Baca Juga: Unik! Lahir di Tengah Pandemi, Gajah Jantan di Taman Safari Dinamai Covid
Berita Terkait
-
Dentuman Misterius di Mushala Blitar, Dua Pemuda Terluka Parah Diduga Akibat Ledakan Mercon
-
Polisi Sita Puluhan Petasan Hingga Samurai dari Konvoi Remaja Berkedok Berbagi Takjil di Taman Sari
-
Gelar Razia, Polisi Amankan Konvoi Remaja Pembawa Petasan di Jakarta Barat
-
Video Penyerangan Petasan ke Toko Tramadol Viral, Polisi Gerebek Kios dan Sita Ratusan Pil
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar