Bagi pasien yang menggunakan oksigen, obat ini dapat mencegah satu kematian dari lima pasien.
Namun, obat ini tidak memberikan manfaat bagi pasien yang tidak menggunakan alat bantu pernapasan.
Bagaimana proses uji dexamethasone terhadap pasien Covid-19?
Hasil uji coba ini menggunakan metode terapi evaluasi acak Covid-19 (Recovery) yang dilakukan oleh tim Universitas Oxford.
Percobaan ini sekaligus menguji apakah obat ini berguna untuk kondisi lain, yang juga berguna untuk menyembuhkan Covid-19.
Sebanyak 2.100 pasien diberikan 6mg dexamethasone setiap hari, dalam percobaan selama 10 hari.
Hasilnya dibandingkan dengan 4.300 pasien lain yang tidak menerima obat ini.
Tim berharap dexamethasone dapat digunakan sebagai bagian dari rangkaian obat, yang secara bersama-sama, dapat menekan angka kematian pasien.
Obat ini direkomendasikan untuk orang dewasa, tidak termasuk ibu hamil atau sedang menyusui.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-16 Masuk Grup Maut, Indra Sjafri: Nyali Tak Boleh Ciut!
Berapa harga dexamethasone dan bisa didapatkan di mana?
Dexamethasone adalah obat murah yang tersedia di mana-mana.
Pemerintah Inggris mengatakan telah memiliki obat ini dengan persediaan yang cukup untuk mengobati 200,000 pasien, sebagai antisipasi dari hasil yang baik dari uji coba.
Biaya obat ini senilai GBP5,40 (setara Rp93.000) untuk satu pasien per hari. Pengobatan dilakukan setidaknya selama 10 hari.
Dexamethasone pertama kali dibuat pada 1957 dan telah digunakan di Inggris pada awal 1960-an.
Karena obat ini sudah lama ada, maka tidak ada lagi hak patennya.
Ini artinya banyak perusahaan dapat memproduksi dan menjualnya ke seluruh dunia.
Secara khusus ini adalah kabar baik untuk negara berkembang, dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menerima hasil uji coba ini.
Departemen Penanganan Kesehatan dan Sosial mengatakan dexamethasone juga telah dimasukkan pemerintah sebagai daftar produk ekspor, di mana perusahaan dilarang membeli obat untuk pasien di Inggris dan menjualnya dengan harga lebih mahal di negara lain.
Dexamethasone digunakan untuk apa saja?
Dexamethasone dapat membantu penyembuhan berbagai penyakit termasuk peradangan atau pembengkakan pada tubuh, atau kondisi di mana sistem imun tubuh bekerja secara berlebihan - seperti misalnya, asma berat dapat menyebabkan inflamasi pada saluran napas dan paru-paru, reaksi alergi berat atau nyeri sendi.
Dexamethasone juga berguna untuk kondisi-kondisi auto-imun seperti penyakit lupus, yang disebabkan sistem imun justru menyerang tubuh sendiri.
Apa saja efek samping dexamethasone?
Efek samping paling utama dari dexamethasone untuk kondisi lainnya adalah kecemasan, sulit tidur, penambahan berat badan, dan retensi cairan tubuh.
Efek samping yang jarang terjadi adalah gangguan mata, penglihatan kabur dan pendarahan.
Bagaimana pun, pasien virus corona hanya membutuhkan dosis yang rendah sehingga dapat membatasi efek samping dari obat ini.
Kepala Medis untuk Inggris mengatakan bahwa "tak ada bahaya yang teridentifikasi dalam penggunaan dosis dexamethasone dari pasien yang telah menjalani uji coba."
Berita Terkait
-
Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO
-
Tanah Abang Masih Jadi Sarang Obat Keras, Polisi Tangkap 2-3 Pengedar Setiap Hari
-
Polda Metro Bongkar Sindikat Obat Keras di Kebon Kacang, 5 Pengedar Berhasil Diciduk
-
2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya
-
Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum
-
Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!
-
Rupiah Rp18.000 Diam-Diam Memangkas Laba Emiten
-
CKG 2026 Temukan 1 Juta Kasus Hipertensi Baru pada Peserta yang Tahun Lalu Dinyatakan Sehat
-
Bebas Bahan Iritan, 4 Pilihan Body Lotion Fragrance-Free untuk Kulit Eksim
-
Yang Tersisa dari Gempa Venezuela, Kamar Mayat Penuh Hingga Ibu Masih Cari Jasad Anaknya
-
Jadi yang Terbanyak di Indonesia, Apa Kelemahan Zodiak Cancer? Ini Sisi yang Sering Disalahpahami
-
Purbaya Heran Penduduk RI 5 Kali Lebih Banyak, Tapi Penjualan Mobil Kalah dari Malaysia
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Nike Terbaik untuk Daily Run, Nyaman dan Empuk