Suara.com - Pemilik hewan peliharaan di Inggris sedang di tengah kekhawatiran karena pro dan kontra di mana disebut bahwa mereka dapat menularkan virus, mengikubasi, dan menularkannya ke manusia.
Hal ini menempatkan negara pada risiko wabah baru jika virus corona (Covid-19) telah dimusnahkan pada manusia.
Ada laporan yang saling bertentangan sejak pandemi mulai tentang apakah hewan peliharaan menimbulkan risiko virus corona atau tidak.
Sekarang, para peneliti dari University College London menginginkan program pengawasan massal semua hewan yang hidup dekat dengan manusia. Profesor Joanne Santini menginginkan lebih banyak penelitian tentang hewan mana yang rentan terhadap Covid-19 dan peningkatan pengujian.
"Ada semakin banyak bukti bahwa beberapa hewan dapat menangkap SARS-CoV-2 dari manusia, dan mungkin kemudian menularkannya ke orang lain, tetapi kita tidak tahu seberapa besar risiko ini karena ini merupakan bidang studi yang belum diprioritaskan," tulis Santini dalam jurnal medis The Lancet Microbe dilansir laman Mirror, Sabtu (20/6/2020).
Dia menambahkan, untuk itu diperlukan pengembangan strategi pengawasan agar tidak terkejut oleh wabah besar pada hewan, yang bisa menimbulkan ancaman tidak hanya bagi kesehatan hewan tetapi juga kesehatan manusia.
"Penularan virus dalam populasi hewan dapat menjadi ireversibel jika dibiarkan, dan dapat mengancam keberhasilan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang ada jika orang terus menangkap virus dari populasi hewan yang terinfeksi," ujarnya.
Kolega Profesor Sarah Edwards menambahkan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk pengawasan luas, dengan menguji sampel, lebih disukai non-invasif, dari sejumlah besar hewan, terutama hewan peliharaan, ternak dan satwa liar yang dekat dengan populasi manusia.
"Lebih banyak percobaan laboratorium pada sejumlah kecil hewan tidak mungkin memberi kita bukti yang diperlukan untuk yakin bahwa spesies tertentu sepenuhnya aman, membuat pengawasan besar bekerja satu-satunya pilihan nyata di sini," jelas Edwards.
Baca Juga: Lebih dari 600 Pekerja Pabrik Jerman Terinfeksi Covid-19, Gelombang Kedua?
Penelitian sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa Covid-19 dapat ditularkan ke hewan karena protein yang menjadi sandarannya ditemukan pada banyak spesies.
Kucing, anjing, hamster, monyet, dan musang domestik dan liar sejauh ini telah terbukti dapat terinfeksi virus.
Para peneliti mengatakan bahwa satwa liar yang diternakkan seperti babi, bulu, kelelawar dan tikus, dapat bertindak sebagai "spesies penampung" untuk virus tersebut.
Mungkin sulit untuk mengidentifikasi jika beberapa hewan membawa virus, sementara beberapa yang lain tidak menunjukkan gejala.
Jika hewan uji positif untuk virus corona, mereka harus dikarantina. Di Belanda, 10.000 cerpelai tani dibunuh setelah mereka terinfeksi virus dan menularkannya kepada dua manusia.
Para ahli percaya bahwa setelah awalnya terinfeksi oleh manusia, wabah menyebar ke berbagai peternakan melalui kucing liar. Tes menemukan sebagian kecil kucing yang terinfeksi virus.
Berita Terkait
-
Saking Nikmatnya, Kucing Ini Sampai Menangis Saat Menikmati Makanan
-
Cara Menjaga Hewan Peliharaan Agar Tidak Tertular Virus Corona
-
Langka! Kucing Emas Terjerat Jerat Babi di Sumatera Barat
-
Kucing Penyelamat Meninggal, RIP Bob Jadi Trending di Twitter
-
Viral Kucing Nge-Freeze 10 Menit, Awas Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
4 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Spek Tinggi Mulai Rp1 Jutaan
-
Bocoran Panas Xiaomi 17 Max: Meluncur April, Kencang Bak Pro tapi Tanpa Fitur Ini!
-
33 Kode Redeem FF Aktif 12 Januari 2026, Bundle Ryomen Sukuna Siap Hadir
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Januari 2026, Ada Bocoran Pemain OVR 117 di Event TOTY
-
Terpopuler: Kode Redeem FC Mobile Terbaru Banjir Hadiah, HP RAM 8 GB di Bawah Rp1,5 Juta
-
21 Kode Redeem FC Mobile 11 Januari 2026, Dapatkan Ribuan Gems hingga Pemain Legendaris
-
Daftar 28 Kode Redeem FF 11 Januari 2026, Cek Bocoran Event Ramadan Lost Treasure
-
7 HP Kamera AI Terbaik Harga Rp1 Jutaan, Foto Auto Jernih Tanpa Editing
-
4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
-
Spesifikasi Up Phone, HP Buatan Indonesia yang Desainnya Mirip iPhone