Suara.com - YouTube telah memblokir enam channel yang memuat konten-konten yang menunjukkan ujaran kebencian dengan pamerkan supremasi kulit putih, channel milik David Duke, Stefan Molyneux, dan Richard Spencer.
Duke merupakan mantan pentolan kelompok garis keras kulit putih Klu Klux Klan, sementara Molyneux dan Spencer menganggap diri mereka sebagai seorang ahli filsafat.
Pemblokiran ini merupakan komitmen YouTube untuk membasmi ujaran kebencian, sekaligus menjawab kritik dari pengguna yang menilai platform ini kurang tegas dalam menghadapi isu-isu berbau rasisme.
Dalam keterangan resminya, anak perusahaan Alphabet Inc. ini mengatakan bahwa kebijakan ini dibuat untuk melindungi kelompok minoritas.
Sebagaimana melansir laman Bloomberg, Selasa (30/6/2020), seperti kebanyakan perusahaan asal Silicon Valley lainnya, YouTube juga tengah berjuang memberantas isu-isu yang berhubungan dengan SARA. Sejak tahun lalu, platform berbagi video terpopuler sedunia itu telah melarang konten yang memuat unsur kekerasan atau kebencian berdasarkan faktor-faktor tertentu, seperti usia, ras, dan jenis kelamin.
Sebelum YouTube, sejumlah perusahaan teknologi juga sudah menerapkan kebijakan serupa, termasuk Reddit, hingga raksasa bisnis milik Jeff Bezos, Amazon
Hal lebih tegas juga diperlihatkan Twitch yang menangguhkan akun Presiden Donald Trump karena mengunggah ulang pidato dirinya ketika ia menyebut imigran Meksiko sebagai pemerkosa.
Berita Terkait
-
Youtube Uji Fitur Video Pendek Mirip TikTok
-
Lupa Matikan Fitur Interaksi, Saluran Youtube Erdogan Dibanjiri Hujatan
-
Rajai Trending, Video Musik Blackpink Pecahkan Rekor Penonton YouTube
-
Google Akan Hapus Riwayat Pengguna Secara Otomatis setelah 18 Bulan
-
Cukup Tambah Satu Simbol Ini, Begini Cara Memblokir Iklan YouTube !
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya
-
Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru
-
4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas
-
5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol
-
ASUS ExpertBook P1 PM1403, Laptop Bisnis dengan Berat Hanya 1,4kg!
-
4 HP Xiaomi yang Terbukti Laris: Kamera Saingi iPhone, Harga Kompetitif
-
4 Portable Power Station Terbaik dengan Solar Panel, Cocok untuk Cadangan Daya saat Mati Listrik
-
Harga Fitbit Air Gelang Pintar Google, Lengkap dengan Spesifikasi dan Review
-
55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
-
Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn