Kekhawatiran virus, yang disebut SARS-CoV-2, dapat bertahan hidup di permukaan yang sudah ada sejak wabah dimulai di Wuhan, China, Desember lalu.
Temuan ini belum ditinjau oleh ilmuwan lain dan telah diposting di situs di mana para peneliti dapat dengan cepat membagikan karya mereka sebelum dipublikasikan.
Sementara itu, penulis studi Dr Neeltje van Doremalen mengatakan bahwa para ilmuwan masih mencari cara terbaik untuk membunuh virus.
Namun, dia menambahkan bahwa permukaan pembersih dengan larutan yang mengandung pemutih encer kemungkinan akan terbuang.
Memahami virus dan cara memusnahkannya dan melakukannya, sangat penting untuk menghentikan pandemi dan mengendalikan penyakit.
Pada April lalu, para peneliti China menemukan bahwa virus corona dapat bertahan di udara di tempat-tempat ramai.
Para ahli di Wuhan, kota China tempat pandemi dimulai, menganalisis sampel udara dari berbagai bagian dua rumah sakit.
Hasil menunjukkan virus, yang disebut SARS-CoV-2, tidak terdeteksi di mana-mana kecuali dua daerah 'rawan berkerumun'.
Para peneliti menemukan partikel virus mengambang di udara toilet rumah sakit, yang memiliki sedikit ventilasi.
Baca Juga: Para Pakar Bersatu Mendesak WHO Perbarui Pedoman Pencegahan Covid-19
Mereka juga menemukan konsentrasi sangat tinggi di ruangan-ruangan di mana staf medis mengenakan dan melepas alat pelindung.
Yang terakhir menunjukkan virus dapat menempel pada pakaian dan menjadi di udara lagi ketika ketika topeng, sarung tangan dan gaun dilepas.
Para peneliti di balik penelitian ini mengatakan temuan tersebut menyoroti pentingnya ventilasi, membatasi keramaian, dan desinfeksi yang tepat.
Ada perdebatan tentang apakah cukup partikel virus dapat bertahan hidup di udara untuk menginfeksi orang yang menghirupnya dalam beberapa jam kemudian.
Studi terbaru, yang dipimpin oleh para peneliti di Universitas Wuhan, menunjukkan hal itu dimungkinkan, tanpa ventilasi yang tepat.
Ini mengikuti banyak penelitian yang menunjukkan bahwa penyakit yang sangat menular tidak hanya menyebar melalui tetesan dalam batuk atau bersin.
Berita Terkait
-
Ilmuwan Muda Ragukan Klaim Kalung Antivirus Kementan
-
Warganet Sangka Elang Ini Bawa Hiu, Ahli Biologi Angkat Bicara
-
WHO Akui Tahu Kasus Virus Corona Pertama dari Berita, Bukan Otoritas China
-
Ratusan Ilmuwan Desak WHO Cabut Rekomendasi, Sebut Corona Tersebar di Udara
-
Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, Namun WHO Belum Membenarkan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo
-
Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar