Suara.com - Kamu ingin melakukan perjalanan dengan kereta api? Tanpa perlu membeli di stasiun, bisa pesan tiket kereta di KAI Access. Begini cara pesan tiket kereta api di KAI Access!
KAI Access memudahkan calon penumpang yang ingin memesan, membatalkan, mengganti jadwal atau hanya melihat jadwal perjalanan dan ketersediaan kereta api.
Kereta yang bisa dipesan meliputi kereta antar kota, kereta lokal, dan kereta bandara.
Setelah mengunduh aplikasinya di Playstore atau App Store, kamu bisa simak cara pesan tiket kereta api di KAI Access berikut ini.
1. Daftarkan akunmu terlebih dahulu. Pendaftaran akun ada di bagian tab ‘Akun’. Kamu juga bisa mengatur bahasa yang kamu inginkan.
2. Masuk ke tab ‘Beranda’. Pilih jenis kereta.
3. Pilih kota asal dan kota tujuan.
4. Masukkan tanggal berangkat. Kamu juga bisa masukkan tanggal kembali apabila ingin membeli tiket pulang pergi (PP).
5. Masukkan jumlah penumpang maksimal 4 orang. Apabila ada yang berusia < 3 tahun, masukkan jumlah penumpang bayi.
Baca Juga: KAI Wacanakan Bangun Kereta Tanpa Rel di Bali
6. Pilih kereta api yang kamu inginkan. Selain nama kereta api, terdapat kelas, jam keberangkatan, durasi dan harga.
7. Isi data diri. Pilih salah satu jenis data diri.
8. Pilih kursi. Kamu juga bisa memilih gerbong yang kamu inginkan.
9. Bayar tiket. Kamu bisa melakukan pembayaran melalui payment point, gerai retail minimarket, ATM, m-banking, e-banking, instant payment dan LinkAja.
Mudah bukan cara pesan tiket kereta api di KAI Access? Selamat mencoba.
Berita Terkait
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Sumatera Barat Masuk Peta Besar Pengembangan Jaringan Kereta Sumatra
-
Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini
-
Penumpang KA Bersubsidi Tembus 7,8 Juta Orang hingga Mei 2026
-
KAI Siapkan Penerapan Biodiesel B50 pada Operasional Kereta Api
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya