Suara.com - Menurut para ilmuwan, AC atau unit pendingin udara yang mensirkulasi ulang udara yang sama di suatu ruangan, perlu dimatikan atau digunakan dengan jendela terbuka untuk menghentikan penyebaran virus Corona (Covid-19).
Peneliti Inggris mengatakan bahwa orang-orang menggunakan AC yang sama, berisiko tinggi tertular Covid-19, jika orang terinfeksi berada di ruangan yang sama.
Menurut Telegraph, terdapat dua jenis AC, yaitu yang mengambil udara dari luar dan mengeluarkannya lagi dan "split unit" mensirkulasi ulang udara yang sama.
AC yang tidak memiliki sumber khusus pasokan udara luar ke dalam ruangan, bertanggung jawab untuk sirkulasi ulang dan penyebaran partikel virus yang ada di udara ke orang-orang.
Menurut Shaun Fitzgerald dari Royal Academy of Engineering mengatakan bahwa membuka jendela sambil menyalakan AC mungkin merupakan cara terbaik mengurangi risiko penyebaran.
"Jika Anda memiliki AC, strategi yang disarankan sekarang adalah untuk membuka jendela dan mengorbakan keinginan Anda untuk ruangan yang dingin. Jika ada sedikit angin, itu akan menggerakkan udara. Jika Anda tidak dapat membuka jendela, matikan AC," ucap Fitzgerald kepada Telegraph, seperti dikutip dari Dailymail pada Senin (13/7/2020).
Pada April lalu, para peneliti menyebut AC menjadi penyebab penyebaran virus Corona kepada setidaknya sembilan orang yang makan di sebuah restoran di Guangzhou, China, pada Januari lalu.
Sebuah makalah penelitian dalam jurnal Emerging Infectious Diseases menyelidiki insiden tersebut di Guangzhou, di mana sebuah keluarga tiba dari Wuhan, kota yang disebut sebagai tempat dimulainya Covid-19.
Para peneliti mengatakan, satu anggota keluarga telah terinfeksi tanpa gejala dan hampir dua minggu kemudian, pasien bersama sembilan orang lainnya serta dua kelompok lain di meja terdekat di restoran, semuanya terinfeksi virus.
Baca Juga: Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, Namun WHO Belum Membenarkan
Meja yang terkena dampak di restoran berjendela itu sekitar tiga meter satu sama lain. Para peneliti mengklaim, penyebab paling mungkin dari insiden ini adalah transmisi melalui tetesan. Namun, para ahli mengatakan bahwa tetesan hanya berada di udara untuk waktu yang singkat dan hanya menempuh jarak pendek.
Oleh karena itu, para ahli menyimpulkan, AC kemungkinan menjadi penyebab penyebaran virus lebih lanjut di antara meja yang terkena dampak.
Kesimpulan yang dicapai oleh peneliti Inggris tentang pendingin udara, muncul di tengah perdebatan sengit antara para ahli tentang betapa mudahnya virus Corona dapat ditularkan melalui udara.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui pada minggu ini bahwa virus Covid-19 dapat menyebar melalui tetesan kecil yang melayang di udara. Sebelumnya, lebih dari 200 ahli ilmu aerosol secara terbuka mengeluh bahwa badan PBB gagal untuk memperingatkan publik tentang risiko tersebut.
Namun, WHO bersikeras pada bukti yang lebih definitif bahwa virus Covid-19 dapat ditularkan melalui udara, suatu sifat yang akan setara dengan campak dan tuberkulosis dan memerlukan langkah-langkah yang lebih ketat.
Berita Terkait
-
WHO akan Terbitkan Laporan Baru Menanggapi Penyebaran Virus Corona di Udara
-
5 Hal yang Harus Diketahui tentang Penyebaran Covid-19 Tanpa Gejala
-
Waduh, Suhu Dingin Bisa Tingkatkan Penyebaran Covid-19
-
Ratusan Ilmuwan Ajukan Banding, Sebut Virus Corona Menyebar Puluhan Meter
-
Peringatan, Ratusan Ilmuwan Mengklaim Virus Corona Sudah Mengudara
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Xiaomi HyperOS 3 Resmi Meluncur: Fitur AI, HyperConnect, dan Daftar Perangkat Kebagian Updatate
-
34 Kode Redeem FF 14 Februari 2026: Klaim Tas Rose Romance dan Siap-siap Map Bermuda Pasir
-
16 Kode Redeem FC Mobile 14 Februari 2026: Sikat Gratis 10 Poin Naik Peringkat
-
5 HP Vivo RAM 8 GB Termurah Februari 2026, Performa Stabil untuk Multitasking
-
Beda Tablet dan E-book Reader, Mana yang Lebih Nyaman untuk Baca Buku Digital?
-
Terpopuler: Bedanya Smart TV dan Android TV, hingga Smartwatch Terbaik untuk Padel
-
7 HP Murah Alternatif Samsung A07 5G, Baterai Jumbo Lancar buat Multitasking
-
Harga Mirip, Mending Redmi Note 14 5G atau Realme 15T 5G?
-
5 HP Murah Rp1 Jutaan, RAM 8 GB dan Kamera Jernih untuk Hadiah Valentine
-
8 Pilihan HP Baterai Jumbo Paling Murah 2026, Ada yang 7000 mAh!