Suara.com - Beberapa sekolah dan kampus terpaksa harus melakukan belajar online karena adanya pandemi.
Menggantikann sekolah tatap muka, sekolah online yang dilaksanakan dari rumah membuat para mahasiswa rindu kuliah.
Namun pengalaman belajar online ini membuat sebagian dari para pelajar dan mahasiswa merindukan tempat mereka menimba ilmu dan bersosialisasi bersama teman-temanya.
Seperti sekelompok mahasiswa dari Universitas Ashoka di India telah memutuskan untuk membuat mengatasi rasa rindunya bersama teman-teman mereka.
Sekolompok mahasiswa tersebut menciptakan kembali kampus mereka menggunakan game Minecraft.
Yap, para mahasiswa ini membuat tempat mereka biasa berkumpul bersama teman-temannya di dalam sebuah game Minecraft.
Tempat tersebut digunakan pada mahasiswa berkumpul secara virtual seperti yang mereka impikan dan berkumpul seperti kehidupan nayata.
Mungkin tidak 100 persen sama, namun ide membuat rekayasa virtual di Minecraft ini cukup kreatif.
Baca Juga: Kelewat Kreatif! Wisuda Online Pakai Game Minecraft, ITS Banjir Pujian
Dikutip dari Ubergizmo, salah satu pendiri proyek, Atishay Khanna, mengatakan ''Kami semua sangat merindukan universitas dan kami semua menunggu untuk kembali ke kampus.''. Hal ini membuatnya merasa ada yang hilang, jadi ini adalah salah satu alternatif untuk berada di universitas sementara tidak hadir di universitas.
Proyek membuat kampus mereka ini dimulai pada bulan Mei dengan rekan satu tim mereka di Minecraft.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan