Suara.com - Beberapa minggu terakhir, sebagian besar di warga Amerika Serikat menerima benih misterius dari China yang dikirim via pos. Orang-orang yang menerimanya mengaku tidak pernah memesan atau menginginkan benih itu, tetapi paket berisi benih misterius terus berdatangan, dengan label perhiasan atau bukan benih tanaman.
Otoritas Amerika Serikat memberikan peringatan dengan tegas bahwa orang-orang tidak boleh menanam benih ini karena berbagai alasan, dan 27 negara bagian telah mengeluarkan peringatan.
Komisaris Mississippi untuk Pertanian dan Perdagangan, Andy Gipson, bahkan menuliskan peringatan ini melalui Facebook atas nama akunnya.
"Benih misterius dari China! Hal-hal menjadi semakin aneh sepanjang 2020. Beberapa negara bagian di wilayah tenggara Amerika Serikat telah melaporkan menerima benih yang tidak diinginkan dan barang-barang lain dari China. Kantor kami telah menerima kontak dari beberapa warga Mississippi yang melaporkan kedatangan benih tak dikenal. Jika Anda menerima benih dari China, jangan ditanam. Dan jangan membuangnya ke tempat sampah. Silakan hubungi Kantor Biro Industri Tanaman. Kami sedang mengembangkan protokol untuk menghadapinya," demikian tulisnya dalam Facebook akhir bulan lalu (27/7/2020).
Ternyata, sebagian orang yang mendapatkan benih itu telah menanamnya.
"Kami menanam benih hanya untuk melihat apa yang akan terjadi. Setiap dua minggu, saya lihat dan benih itu membuat keajaiban di atas tanah," kata Doyle Crenshaw dari Booneville, Arkansas kepada jaringan berita lokal 5NewsOnline, seperti dikutip dari IFL Science pada Sabtu (8/8/2020).
Menurut investigasi yang dilakukan Departemen Pertanian Amerika Serikat, benih dikirim dalam kantong campuran dan sejauh ini tidak berbahaya. Laporan juga menyebut bahwa benih adalah varietas yang cukup biasa, dan bisa dibeli di toko.
"Kami telah mengidentifikasi 14 spesies benih yang berbeda, termasuk mustard, kubis, morning glory, dan beberapa herba seperti mint, sage, rosemary, lavender, kemudian benih lain seperti kembang sepatu dan mawar. Itu adalah sebagian dari sampel yang telah kami kumpulkan sejauh ini," kata Osama El-Lissy dari program Perlindungan Tanaman USDA.
Otoritas setempat melarang menanamnya karena mungkin mengandung patogen atau tercemar, serangga yang dapat disembunyikan di dalam kemasan, atau bijinya sendiri merupakan spesies invasif.
Baca Juga: Pria AS Tanam Benih Misterius yang Disebut dari China, Ini Yang Terjadi
USDA mendesak siapapun yang menerima sekantong benih misterius untuk segera menghubungi regulator negara dan menyimpan paket itu sampai diberi instruksi lebih lanjut.
Alasan mengapa barang-barang tersebut dikirim dari China secara misterius masih tidak diketahui secara pasti, namun kemungkinan terbesar adalah penipuan online untuk meningkatkan penjualan.
"Saat ini kami tidak memiliki bukti yang menunjukkan bahwa ini adalah sesuatu yang berbahaya, selain penipuan besar-besaran di mana orang menerima barang yang tidak diminta dari penjual yang kemudian memposting ulasan pelanggan palsu untuk meningkatkan penjualan," tambah USDA dalam sebuah pernyataan.
Ulasan dalam sebuah toko memang diketahui dapat meningkatkan penjualan dan produk yang sebenarnya dijual mungkin bukan benih.
Namun produk dengan tingkat penjualan yang tinggi umumnya akan muncul di hasil penelusuran lebih banyak dan akan lebih menjangkau banyak pembeli.
Berita Terkait
-
Hanya Lima Pabrikan Mobil China yang Diprediksi Bakal Bisa Bertahan di Pasar Global
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya
-
5 Drama China Tema Kerajaan Tayang di Netflix, Ada Unveil Jadewind
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Manuver Mengejutkan Ford Gandeng Geely untuk Produksi Mobil Listrik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi