Suara.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki akan menjadi negara ketiga, yang berhasil mengembangkan vaksin lokal untuk melawan Covid-19.
Adapun dua negara awal yang mengembangkan vaksin Covid-19 dan diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah Amerika Serikat dan China.
"Platform Turki Covid-19, yang didirikan oleh TUBITAK (Dewan Riset Ilmiah dan Teknologi Turki) saat ini sedang mengerjakan delapan vaksin berbeda dan 10 proyek pengobatan berbeda," kata Erdogan seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (11/8/2020).
Menurut Erdogan, kunci keberhasilan Turki dalam mengembangkan vaksin Covid-19 tidak terlepas dari kerjasama antara pemerintah dengan kalangan akademis dan industri swasta yang kompeten di bidang farmasi dan bioteknologi.
"Berkolaborasi dengan pemerintah, swasta, serta universitas, Turki telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan vaksin dan obat-obatan untuk melawan Covid-19," tambah pemimpin Turki tersebut.
Kabar terakhir, Erdogan mencatat bahwa dua kandidat vaksin telah berhasil menyelesaikan uji hewan, dan salah satunya telah menerima persetujuan untuk melanjutkan ke uji klinis pada manusia.
Di Turki sendiri, total kasus Covid-19 di negara tersebut mencapai 239.622 dengan jumlah kematian 5.829.
Terlepas dari klaim Erdogan tersebut, Indonesia melalui Konsorsium Riset dan Inovasi Kemenristek juga tercatat menjalin kerjasama dengan TUBITAK untuk mengembangkan vaksin virus corona. Jadi, semoga saja kolaborasi ini bisa membuahkan hasil positif, utamanya menemukan obat Covid-19.
Baca Juga: Saksikan 1.620 Relawan Disuntik, Jokowi Harap Vaksin Diproduksi Awal Tahun
Berita Terkait
-
Besok, Jokowi Datang di Uji Klinis Fase Ketiga Vaksin Covid-19 di UNPAD
-
BPOM: Uji Klinis Vaksin Covid-19 Demi Ukur Keamanan
-
Vaksin dari China Diuji Coba, Fadli Zon Lebih Percaya Vaksin Merah Putih
-
Rusia Daftarkan Vaksin Covid-19 Agustus ini, Siap Diluncurkan pada Oktober
-
Vaksin Covid-19 Masuki Tahap Uji Klinis, Tapi...
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Sebelum Mainkan Requiem, Kenali Timeline Game Resident Evil dan Semua Karakternya
-
Bocoran Harga POCO X8 Pro Max, Segera Debut ke Indonesia Bulan Ini?
-
Spesifikasi Redmi A7 Pro: HP Sejutaan dengan Layar 120 Hz dan Baterai 6.000 mAh
-
Bocoran Game Call of Duty 2026, Modern Warfare 4 Dalam Pengembangan?
-
5 Rekomendasi HP Murah Kamera Jernih buat Ngonten Mulai Rp1 Jutaan
-
Viral TV Iran Umumkan Khamenei Tewas: Presenter Menangis, Sebut Capai Syahid di Ramadan
-
Ali Khamenei Tewas: Iran Trending di X, Publik Khawatir Picu Perang Dunia 3
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 1 Maret 2026, Masih Ada Gloo Wall Ramadan Gratis
-
34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 Maret 2026, Klaim Pemain Ramadan 115-117 dan 2.000 Gems
-
Terpopuler: 6 HP Tahan Banting buat Jangka Panjang, Samsung Galaxy S26 Bisa Dicicil Rp600 Ribu