Suara.com - Setelah menambahkan fitur Reels ke Instagram, kini giliran Facebook dilaporkan sedang menguji coba format video bergaya TikTok.
Sebagaimana melansir Antaranews dari TechCrunch, Minggu (16/8/2020), Facebook mengaku sedang menguji video berdurasi singkat untuk aplikasi Facebook di India, sebagai pasar terbesarnya.
Uji coba tersebut menunjukkan "Short Video" memiliki bagian khusus dalam News Feed. Di atasnya terdapat tombol "Create", di mana pengguna dapat mengetuknya untuk membuka kamera Facebook atau menelusuri unggahan video singkat dari pengguna lainnya dengan menggesek ke atas.
"Kami selalu menguji alat kreatif terbaru, sehingga kami dapat mempelajari tentang bagaimana orang ingin mengekspresi kan diri. Video berdurasi pendek sangat populerdan kami mencari cara baru untuk memberikan pengalaman ini agar orang terhubung, membuat, dan berbagi di Facebook," kata juru bicara Facebook.
Konsultan media sosial, Matt Navarra, pertama kali mengungkap keberadaan tes baru tersebut. Tes itu dilakukan ketika Facebook berusaha mengisi celah, setelah TikTok dilarang di India pada akhir Juni lalu.
Facebook meluncurkan Reels di India bulan lalu, beberapa pekan sebelum meluncurkan ke sejumlah negara lainnya.
Sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan, keterlibatan harian layanan Facebook di India meningkat lebih dari 25 persen sejak TikTok diblokir.
Sejuumlah startup lokal, termasuk ShareChat yang didukung Twitter dan layanan streaming Gaanda dan MX Player dari Times Internet, telah meluncurkan aplikasi mandiri atau fitur terintegrasi untuk mereplikasi pengalaman sosial yang disediakan TikTOk kepada pengguna dalam beberapa pekan terakhir.
Aplikasi lokal mengklaim telah menambah puluhan juta pengguna baru selama periode tersebut.
Baca Juga: Layanan Aplikasi Versi Ringan 'Facebook Lite' Resmi Diberhentikan
Berita Terkait
-
Facebook Gaming Meluncur ke iOS , Performanya Lumpuh
-
Karyawan Facebook Diizinkan Kerja dari Rumah Hingga Juli 2021
-
Facebook Tolak Buka Data Terkait Genosida Rohingya di Myanmar
-
Menyusul Facebook dan YouTube, Twitter Labeli Akun Pemerintah
-
Bikin Mikir Keras, Bapak-Bapak Ini Ngaku Lihat Samsat saat Naik Pesawat
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Java United FC Siap Tancap Gas di Laga Perdana, Fabio Lefundes Soroti Semangat Pemain
-
Tayang 7 Oktober, Ji Chang Wook Jadi Petani Stroberi di Merry Berry Love
-
Warga Polandia Tewas Mengenaskan di Pantai Yeh Kuning Bali, Sebelumnya Hilang 3 Hari
-
Jadi Rekan Setim Calvin Verdonk, Mimpi Buruk Timnas Indonesia Dapat Beban Berat
-
Pengguna Kartu Debit BRI Bisa Dapat Diskon 10% di Goers, Cek Caranya!
-
Kemenkop Minta Anggaran Podcast Rp103 Miliar, Mufti Anam Beri Kritik Menohok
-
Merapah Renjana: Menyusuri Jejak Rasa dalam Puisi-puisi Penuh Keresahan
-
AISMOLI Ingatkan Industri Motor Listrik Fokus pada Kualitas Produk Selain Insentif Pemerintah
-
Borneo FC Tak Mau Terjebak di Kompetisi Asia, Super League Tetap Jadi Harga Mati
-
OKX Catat Cadangan Kripto Miliknya Tembus Rp366 Triliun per Agustus 2026