Suara.com - Ada banyak ekspresi wajah yang kita buat yang mengekspresikan emosi manusia. Misalnya, kita biasanya tersenyum saat bahagia, mata dibuka lebar saat marah, atau mengerutkan alis saat bingung.
Hanya saja, dalam beberapa situasi manusia terkadang membuat ekspresi mikro yang mungkin tidak terlalu terlihat jelas, meskipun pada dasarnya memiliki makna.
Berawal dari ekspresi mikro manusia yang sulit terbaca, kepolisian Inggris tertarik untuk menguji sistem pengenalan wajah, yang ternyata memiliki kemampuan untuk mendeteksi suasana hati (mood) seseorang dengan cara memindai wajah mereka.
Meskipun belum ada kejelasan mengenai cara kerja sistem ini, tetapi ada beberapa fitur dari teknologi pemindaian wajah yang diklaim bisa memggambarkan mood seseorang.
Hanya saja, keakuratan teknologi pemindaian wajah untuk menentukan situasi hati seseorang masih perlu bukti yang kuat, agar tidak menimbulkan kontroversi.
Contohnya pada 2019 lalu, lembaga penelitian AI Now telah meminta regulator di Inggris untuk melarang pemakaian teknologi tersebut karena dinilai dibangun di atas fondasi yang sangat goyah.
"Pada saat yang sama dengan teknologi ini diluncurkan, sejumlah besar penelitian menunjukkan bahwa tidak ada bukti substansial yang menjelaskan orang-orang memiliki hubungan yang konsisten antara emosi yang Anda rasakan dengan mimik wajah Anda," terang salah satu pendiri AI Now saat itu, Prof Kate Crawford, seperti dikutip dari Ubergizmo, Kamis (20/8/2020).
"Meskipun kami melihat adanya peningkatan dalam penggunaan pengenalan wajah, terutama untuk tujuan keamanan, tampaknya masih ada banyak hal tentang teknologi ini yang belum kami ketahui," imbuhnya.
Crawford sendiri tidak asal bicara ketika mengutarakan argumennya. Ada beberapa contoh di masa lalu yang berujung pada kesalahan penangkapan tersangka.
Baca Juga: Cara Mudah Lawan Bad Mood di Pagi Hari
Sementara itu, Kepplisian New York (NYPD) baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka juga akan menilai ulang penggunaan sistem pemindaian wajah mereka.
Berita Terkait
-
Menurut Ahli, Begini Cara Membaca Emosi Seseorang Meski Tertutup Masker
-
Pengambilan Paksa Jenazah PDP Covid-19: Sakitnya Sanksi Sosial
-
Studi: Tekanan Darah Tinggi Membuat Penderitanya 'Buta-Emosi'
-
Mood Anjlok, Begini Lima Kiat Sederhana untuk Meringankan Beban Mental
-
Emosi dan Marah Ketika Puasa, Batalkah Puasanya?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman