Suara.com - Momen menakjubkan berhasil diabadikan para pengamat paus, ketika mendapati paus pembunuh berwarna putih terlihat untuk pertama kalinya di laut lepas Alaska.
Paus pembunuh berwarna putih yang dinamai Tl'uk itu terlihat terlihat sedang berenang di dekat Kepulauan Kuiu dan Kupreanof, yang berada di sebelah barat Petersburg, Alaska.
Beruntung, para pengamat paus dari Alaska Sea Adventures bisa mengamati momen langka tersebut, dan mengabadikannya dalam jepretan kamera dan rekaman video.
"Ketika paus putih itu pergi ke bawah air, biasanya mereka menghilang dan biasanya sangat sulit diikuti," kata Dennis Rogers, pemilik Alaska Sea Adventures sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Kamis (20/8/2020).
"Tapi paus itu memiliki tubuh yang serba putih, sehingga meskipun berada di bawah air dengan kedalaman 10 kaki pun, Anda masih bisa melihatnya dengan mudah," imbuhnya.
Stephanie Hayes, mahasiswa pascasarjana Fakultas Biologi Kelautan di University of Alaska Fairbanks yang turut ikut dalam eksplorasi tersebut melihat sisi lain dari ikan raksasa itu.
"Saya melihat semacam cahaya di bawah air dan saya berpikir, wow itu paus pembunuh yang sangat putih, sangat berbahaya sekaligus menggemaskan," kata Hayes.
Ajaibnya, Hayes kembali melihat Tl'uk lagi selang beberapa hari setelah pertemuan pertamanya. Alhasil, ia dapat merekam video ikan paus langka tersebut.
Meski lebih dikenal dengan Tl'uk, nama resmi untuk paus ini adalah T46-B1B. Namun karena warnanya putih menyerupai bulan, ia dijuluki Tl'uk, yang berarti bulan dalam bahasa Coast Salish.
Baca Juga: Sebelas Ekor Paus Pilot Terdampar di Sabu Raijua, Cuma 1 yang Selamat
Selain warnanya yang putih, Tl'uk juga mudah dikenali karena memiliki tanda di dekat sirip punggungnya. Paus putih ini dikategorikan sebagai ikan pembunuh.
Pasalnya, Tl'uk punya gigi taring seperti beruang grizzly yang bisa menjadi senjata utama untuk melumpuhkan mangsanya, mulai dari anjing laut, singa laut, lumba-lumba, dan bahkan paus lainnya.
Berita Terkait
-
Dikira Lumba-Lumba Jebul Paus Pembunuh, Video Paus Dielus Warga Bikin Cemas
-
Ngeri! Dikira Lumba-lumba, Warga Rebutan Selfie dan Elus-elus Paus Pembunuh
-
Penampakan Paus Raksasa yang Bikin Takjub
-
Kaget Ada Paus Pembunuh di Laut Papua, Susi Beri Pesan Penting ke Jokowi
-
Selamatkan Paus dari Jaring, Pria di Australia Malah Kena Denda
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda