Suara.com - Para ilmuwan menemukan makhluk laut mirip serangga yang dapat tumbuh hingga sebesar anak anjing di laut Indonesia. Serangga ini disebut paling besar yang pernah dilihat.
Krustasea ini dikenal sebagai isopoda dan ukurannya dapat berkisar dari hanya beberapa milimeter hingga hampir 20 inci.
Dari isopoda penghuni laut, genus Bathynomus merupakan spesies terbesar dan penemuan kali ini merupakan spesies Bathynomus terbesar yang pernah dilihat di alam liar.
Dinamakan Bathynomus raksasa, hewan laut ini berukuran rata-rata sekitar 13 inci. Ini adalah spesies isopoda raksasa baru pertama yang dideskripsikan dalam lebih dari satu dekade dan merupakan yang pertama dari raksasa isopoda yang ditemukan di perairan dekat Indonesia.
Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration, baik berukuran atau kecil, semua isopoda memiliki banyak fitur tubuh, seperti empat set rahang, mata majemuk, dua set antena, dan tubuh tersegmentasi menjadi tujuh bagian dengan masing-masing memiliki sepasang kaki sendiri.
Dari enam belas spesies Bathynomus yang dideskripsikan sebelumnya, tujuh di antaranya dianggap "super raksasa" dengan dewasa berukuran lebih dari 6 inci dan tumbuh menjadi 12 inci atau lebih, menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Zookeys pada 8 Juli.
Para ahli mengidentifikasi Bathynomus raksasa selama Ekspedisi Keanekaragaman Hayati Laut Dalam Selatan Jawa, di mana para ilmuwan berhasil mengumpulkan dua spesimen, yaitu jantan dan betina di lepas pantai selatan Jawa, tepatnya di kedalaman laut antara 950 dan 1.260 meter.
Bentuk unik dari pelindung kepala dan segmen perut Bathynomus raksasa serta sejumlah besar duri di perutnya menunjukkan bahwa makhluk raksasa itu adalah spesies yang baru.
Selama ekspedisi tahun 2018, para ilmuwan sangat antusias untuk menemukan isopoda Bathynomus laut dalam, sebuah genus yang terkadang disebut sebagai Darth Vader of the Seas karena mungkin bentuk kepala hewan itu yang menyerupai helm Sith Lord dalam film Stars Wars.
Baca Juga: Tak Cuma Bikin Gatal, Gigitan 4 Serangga Ini Bisa Bahaya bagi Kesehatan!
Setelah menemukan jenis isopoda itu, Museum Sejarah Alam Kong Chian mengunggah foto di Instagram tahun lalu yang memperlihatkan spesialis koleksi museum dan anggota ekspedisi Muhammad Dzaki Bin Safaruan mengangkat isopoda raksasa saat berada di kapal penelitian Indonesia Baruna Jaya VIII.
"Identifikasi spesies baru ini merupakan indikasi betapa sedikitnya ilmu yang kita ketahui tentang lautan. Tentu masih banyak yang bisa kami eksplorasi dalam kaitannya dengan keanekaragaman hayati di laut dalam di wilayah kami," kata Helen Wong, rekan penulis penelitian dan ilmuwan di Laboratorium Kelautan Nasional Pulau St. John, seperti dikutip Live Science pada Sabtu (22/8/2020).
Tim ilmuwan lain pada tahun 2019 pun menangkap bukti langka dari perilaku isopoda laut dalam.
Video bawah air yang direkam menunjukkan sekelompok serangga laut raksasa ini saat membelah dan memakan bangkai aligator yang memang sengaja ditenggelamkan oleh para ilmuwan di Teluk Meksiko untuk mengamati bagaimana penghuni dasar laut dapat mengonsumsi makanan.
Berita Terkait
-
Wisata Edukasi Unik: Menjelajah Dunia Mini di Rumah Serangga Kalibaru Banyuwangi
-
Ketika Capung Pergi, Kita Kehilangan Lebih dari Sekadar Serangga
-
Kupu-Kupu Atlas Biru Punya Jumlah Kromosom Terbanyak di Dunia
-
Ada Temuan Belatung di Menu MBG, Ternyata Bos BGN Ahli Serangga
-
Ulasan The Metamorphosis Karya Franz Kafka: Potret Tragis Alienasi dalam Bingkai Absurd
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
HP Samsung Paling Murah Seri Apa? Ini 5 Pilihan Spek Terbaik Mulai dari Rp1 Jutaan
-
Penerus Kejayaan Patapon, Ratatan Bersiap ke Konsol pada Bulan Depan
-
Honor 600e Nongol di Geekbench Bawa Chipset MediaTek Terbaru, Seberapa Ngebut?
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 27 April 2026, Sikat Hadiah Skin hingga Bundle Gintoki
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 April 2026, Dapatkan Player OVR 112-114 Gratis
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Debut Mei, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Layar 185 Hz
-
Redmi Headphones Neo Muncul di Toko Online: Harga Kompetitif, Baterai Tahan 72 Jam
-
4 Tablet Terbaru Pesaing iPad Mini April 2026: Performa Kencang, AnTuTu Tembus 4 Juta
-
Harga Terjun Bebas! Ini 7 HP Flagship yang Turun Harga Drastis di April 2026
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 April 2026: Klaim Bundel Gintoki dan VSK94 Undersea