Suara.com - Para penganut teori konspirasi alien, kerap berspekulasi mengenai adanya kehidupan lain di luar angkasa. Tidak mengherankan jika mereka terus menggali bukti untuk memperkuat pendapat mereka.
Meski terkadang di luar nalar dan sering disanggah NASA, namun para penganut konspirasi alien menganggap bahwa temuan berikut ini merupakan bukti bahwa alien benar-benar ada.
Prajurit Mars
Kembali pada 2017, para pemburu alien mengklaim bahwa mereka telah menemukan bukti tentara Mars kuno yang membeku di Planet Merah. Gambar yang diambil oleh wahana penjelajah NASA, Curiosity, itu seolah menunjukkan makhluk humanoid yang mengenakan pakaian luar angkasa dan membawa senjata.
Makhluk itu ditemukan oleh Paranormal Crucible yang memposting videonya di Youtube.
Beberapa orang percaya bahwa alien yang seharusnya mengenakan pakaian luar angkasa dan membawa senjata, meskipun para ahli menilai bahwa obyek yang mereka soroti merupakan hasil editan.
Filsuf Yunani
Di mata para penganut teori konspirasi, batuan yang kurang terlihat jelas ini mirip dengan filsuf kenamaan asal Yunani Kuno, Socrates.
Socrates sendiri dianggap sebagai salah satu cendikiawan terbesar dalam sejarah, maka dari itu penganut teori konspirasi meyakini bahwa Socrates merupakan salah satu alien dari Mars yang turun ke Bumi.
Baca Juga: Teleskop Pencari Alien Rusak dalam Kecelakaan Misterius
Adalah Scott C Waring, salah satu dedengkot teori konspirasi alien, sekaligus admin situs web crackpot UFOSightingsDaily yang mengklaim telah menemukan patung Socrates di Mars.
Scott mengaku berhasil menemukan wajah filsuf Yunani di Mars dalam foto yang diambil oleh robot milik NASA, Spirit, yang diambil 15 tahun lalu.
"Ini adalah Socrates, filsuf dan guru besar Yunani. Setiap detail tentang wajah sangat cocok. Apakah Socrates dari Mars? Mungkin," ujar Scott seperti dikutip dari The Sun, Senin (24/8/2020).
"Itu akan menjelaskan cara berpikirnya yang maju dan terorganisir dan bagaimana dia mencoba memengaruhi dunia dengan pemikirannya," ujarnya saat itu.
Sarkofagus Mesir Kuno
Lagi-lagi, Scott menemukan batu berbentuk aneh yang diklaim sebagai sarkofagus Mesir Kuno. Ia berdalih bahwa temuannya ini merupakan bukti bahwa nenek moyang orang Mesir Kuno berasal dari Mars.
Berita Terkait
-
NASA Peringati 8 Tahun Misi Penjelajah Mars Curiosity
-
Kreatif Tingkat Dewa, Pengrajin Kulit Bikin Masker Wajah Bentuk Alien
-
Sebut Piramida Dibangun Alien, Elon Musk Diundang ke Mesir
-
Ilmuwan Deteksi Sinyal Radio di Bima Sakti, dari Alien?
-
Pemerintah Mesir Tantang Elon Musk, Buktikan Piramida Bukan Dibangun Alien
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?