Suara.com - Sekelompok pemuda yang menjadi sukarelawan sebelum dinas wajib militer di Israel, menemukan 425 koin emas murni yang disimpan di dalam kendi tanah liat dan terkubur.
Menurut Israel Antiquities Authority (IAA), koin emas 24 karat tersebut berusia 1.100 tahun yang lalu dan ditemukan pada 18 Agustus lalu.
"Saya menggali tanah dan saya melihat sesuatu yang seperti daun yang sangat tipis. Ketika saya melihatnya lagi dengan seksama, saya menyadari ini adalah koin emas. Sungguh menyenangkan menemukan harta karun yang begitu istimewa dan kuno," kata Oz Cohen, salah satu pemuda yang menemukan koin tersebut, seperti dikutip Live Science, Jumat (28/8/2020).
Seagian besar koin emas berasal dari periode Abbasiyah atau dikenal sebagai Zaman Keemasan Islam. Kekhalifahan Abbasiyah (750-1258 M) memerintah dari wilayah yang sekarang disebut Irak, di mana inovasi dalam seni dan arsitektur memimpin Kota Baghdad dan Samarra menjadi ibu kota budaya dunia Muslim.
Pada puncaknya sekitar 850 M, kekhalifahan menguasai sebagian Afrika Utara dan sebagian besar Timur Tengah. Kekhalifahan jatuh ketika Mongol menjarah Baghdad pada 1258.
"Menemukan koin emas, tentunya dalam jumlah yang begitu banyak, sangat jarang terjadi. Kami hampir tidak pernah menemukannya dalam penggalian arkeologi, mengingat emas selalu sangat berharga, dilebur, dan digunakan kembali dari generasi ke generasi," ucap Liat Nadav-Ziv dan Elie Haddad yang memimpin penggalian.
Menurut keduanya, koin-koin itu berada dalam kondisi yang sangat baik. Seolah-olah baru dikubur sehari sebelumnya dan karena terbuat dari emas murni, itu artinya koin tersebut tidak teroksidasi saat terkena udara.
Memiliki berat 845 gram, koin emas tersebut merupakan sejumlah besar uang pada masa itu.
"Misalnya, dengan jumlah sebesar itu, seseorang dapat membeli rumah mewah di salah satu lingkungan terbaik di Fustat, ibu kota kaya raya Mesir pada masa itu," kata Robert Kool, pakar koin di IAA.
Baca Juga: Sejak Juli, Lebih dari 500 Orang Meninggal Akibat Corona di Israel
Berdasarkan harga emas per gram saat ini, koin emas tersebut bernilai 52.600 dolar AS atau sekitar Rp 772 juta.
Timbunan itu merupakan salah satu tempat penyimpanan emas paling awal, yang diketahui dari akhir abad kesembilan di wilayah yang sekarang disebut Israel. Simpanan tersebut termasuk dinar emas penuh dan sekitar 270 potongan emas kecil.
"Potongan dinar emas yang dipotong untuk dijadikan 'uang receh', praktik yang biasa dilakukan di negara-negara Islam setelah tahun 850-an, ketika koin perunggu dan tembaga tidak lagi digunakan," tambah Kool.
Salah satu potongannya memiliki artefak yang belum pernah ditemukan sebelumnya di Israel. Potongan khusus ini adalah fragmen dari solidus emas, koin emas yang hampir murni, dan dicetak di ibu kota kekaisaran Konstantinopel.
Kehadirannya di timbunan koin Islam adalah bukti hubungan moneter, mungkin tanda perdagangan antara dua kerajaan dari periode ini.
Menurut Kool, harta karun langka ini akan menjadi sumbangan besar bagi penelitian karena temuan dari periode Abbasiyah di Israel relatif sedikit.
Berita Terkait
-
Setelah Tembakkan Roket, Jet Israel Bombardir Gaza
-
Vaksin Covid-19 Rusia Diluncurkan Akhir Agustus
-
Persatuan Ulama Internasional Sebut Kesepakatan UEA - Israel 'Penghianatan'
-
Palestina Kecam Kesepakatan Damai Israel-UAE: Itu Pengkhianatan!
-
Bersejarah! Uni Emirat Arab Capai Kesepakatan Damai dengan Israel
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan